Jelang HUT Ke 60, Korem 163 Wira Satya Gelar Upacara Penjamasan Duaja

Ceremonial Denpasar News Update
Jelang HUT Ke 60, Korem 163 Wira Satya Gelar Upacara Penjamasan Duaja
  • Pelantikan Bupati Jembrana

  • Pelantikan bupati tabanan 2021
  • Pelantikan bupati tabanan 2021
  • Pelantikan bupati tabanan 2021

DENPASAR, Kilasbali.com – Keluarga Besar Korem 163/Wira Satya melaksanakan Upacara Penjamasan Duaja Korem 163/Wira Satya, Kamis (18/02/2021) bertempat di Pura Ksatria Raksa Bhuwana, Makorem 163/Wira Satya, Denpasar.

Penjamasan atau penyucian Duaja Korem 163/Wira Satya dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 60 Tahun 2021 ini sedikit berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya bertempat di Pura Gunung Kawi, Tampaksiring, Gianyar.

Situasi Pandemi COVID-19 dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM, termasuk kegiatan di tempat ibadah keagamaan yang juga melakukan pembatasan maka penjamasan dilangsungkan di Pura Ksatria Raksa Bhuawana.

Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., menghadiri langsung acara penjamasan tersebut didampingi Para Perwira Staf dan juga Anggota Makorem. Sementara prosesi acara penjamasan dipimpin oleh Pinandita Jero Mangku Wirawan yang merupakan Pinandita atau Pemangku Pura Gunung Kawi, Tampaksiring.

Penjamasan Duaja Korem 163/Wira Satya tidaklah semata-mata hanya sebagai kegiatan tradisi atau rangkaian seremonial saja. Namun terkandung makna dan tujuan menyucikan Duaja Korem 163/Wira Satya itu sendiri dengan memohon bimbingan dan petunjuk serta perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa/Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

“Harapannya seluruh Prajurit Korem 163/Wira Satya senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan serta pemikiran yang baik dan suci agar mampu memikul tugas demi mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara dengan tulus ikhlas tanpa pamrih. Khususnya dalam pengabdian di wilayah tugas dan tanggung jawab satuan ini, yang meliputi wilayah Provinsi Bali,” ungkap Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia, S.S.

Baca Juga:  Tim Yustisi Jaring 14 Pelanggar Prokes, 13 Orang di Rapid Antigen

Hal ini juga sangat selaras dengan pengabdian yang dilakukan satuan ini dalam rangka menjaga sinergitas, stabilitas dan kondusifitas keamanan Pulau Dewata Bali termasuk mendukung pembangunan yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat Bali.

“Pelaksanaan Upacara Penjamasan Duaja Korem 163/Wira Satya tentunya akan semakin memantapkan semangat pengabdian satuan ini bagi masyarakat Bali,” ungkap Kapenrem Mayor Bagus.

Dijelaskannya, rangkaian Upacara Penjamasan dan persembahyangan dipimpin Pinandita Pura Gunung Kawi Jero Mangku Ketut Wirawan yang saat ini secara khusus dihadirkan ke Makorem dan diikuti secara ikhmad oleh seluruh personel yang mengikuti prosesi upacara tersebut.

Baca Juga:  Pemkab Tabanan Ikuti Rakor Pemantapan Pelaksanaan Pelantikan Bupati/Walikota Hasil Pilkada Serentak 2020

Merunut pada sejarahnya, penamaan Duaja Korem 163/Wira Satya mengacu pada Surat Keputusan (SK) Menteri/Panglima Angkatan Darat Nomor: Kep-385/5/1966 tertanggal 20 Mei 1966, yang merupakan referensi atau dasar disahkannya Duaja Korem 163/Bali dengan nama “Wira Satya”. Sehingga sejak saat itu sebutan Korem 163/Bali berubah menjadi Korem 163/Wira Satya.

Duaja Korem 163/Wira Satya menggunakan lambang “Marakata” yaitu Penguasa atau Raja Bali yang tempat pemujaannya di Pura Gunung Kawi yang sangat disucikan keberadaannya. Prabu Marakata merupakan Putra Mahkota Raja Udayana sebagai seorang figur pemimpin yang terkenal pada zaman kerajaan terdahulu, baik di Bali maupun di Nusa Tenggara.

Baca Juga:  Tebing Longsor, Jalur Desa Pupuan Tertutup

Dengan memahami dan meneladani kepemimpinan Prabu Marakata, selaku pewaris tahta Raja Udayana, diharapkan seluruh Prajurit Korem 163/Wira Satya memiliki semangat juang, jiwa ksatria, waspada dan bijaksana, sehingga persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat Bali yang selama ini terpelihara dengan baik dapat dipertahankan sampai kapan pun.

Di era saat ini sifat-sifat keteladanan tersebut diwujudkan dengan berbagai bentuk kemanunggalan TNI dengan masyarakat untuk selalu bersinergi dalam mengisi pembangunan. Jalinan sinergitas yang telah berjalan baik selama ini harus terus dipelihara, dijaga dan ditingkatkan.

“Sinergi dan kemanunggalan yang saat ini paling dirasakan adalah bagaimana Korem 163/Wira Satya bersama pemerintah, instansi terkait dan juga masyarakat untuk bersama-sama berperan menangani Pandemi COVID-19, dengan harapan dan doa kita semoga pandemi ini cepat berlalu, Bali bebas COVID-19, ekonomi bangkit dan kehidupan masyarakat kembali berjalan normal,” ungkap Kapenrem. (kas/jus/kb)