Kabar Baik, Pasien Sembuh 121 Orang

Denpasar News Update
Update Penanggulangan Covid-19 Minggu, 19 Juli 2020

DENPASAR, Kilasbali.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Bali per Minggu (19/7/2020). Di mana, jumlah kumulatif pasien positif 2.745 orang atau bertambah 55 orang dari transmisi lokal.

Untuk kabar baiknya, jumlah pasien yang telah sembuh sampai hari ini sebanyak 1.994 orang atau bertambah 121 orang terdiri dari 120 transmisi lokal dan 1 Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

“Kasus pasien meninggal hari ini bertambah 4 orang, sehingga total keseluruhan berjumlah 40 jiwa, atau 38 WNI dan 2 WNA,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Baca Juga:  Resmikan LPKS Bali Cak Tourism School, Ini Arahan Bupati Eka

Lanjut dia, untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) yang berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering sebanyak 711orang , terdiri dari 707 WNI dan 4 WNA.

Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali ini menambahkan, jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara komulatif sejumlah 2363. Terdiri dari 2351 WNI dan 12 WNA.

“Transmisi lokal penambahan kasus positif Covid-19 yang terus terjadi diharapkan menjadi kesadaran bagi semua pihak untuk lebih menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga,” ujarnya.

Baca Juga:  Asah Kemampuan Prajurit, Kodim Gianyar Gelar Latihan Menembak

Dijelaskannya, kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.

“Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian,” pungkasnya. (jus/kb)