Kasus Batanghari Terungkap, Pelaku Ditangkap di Jember

Denpasar Kriminal
Kasus Batanghari Terungkap, Pelaku Ditangkap di Jember

DENPASAR, Kilasbali.com – Kerja keras tim gabungan Resmob Polda Bali bersama Resmob Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Selatan dalam mengungkap kasus pembunuhan seorang wanita di Jalan Tukad Batanghari Panjer, akhirnya terjawab.

Setelah kurang dari 1 bulan melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap tersangka pelaku atas nama Wahyu Dwi Setyawan, di Jember Jawa Timur.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro menyatakan pelaku asal Jember ini merupakan residivis kasus pencurian hp di Jember.

Baca Juga:  Raih Nilai 91,30 Persen, Pemkot Denpasar Masuk 3 Besar Nasional Kota Dengan Nilai MCP Terbaik

Pengungkapan kasus ini menurutnya berasal dari olah tkp, dan ditemukan bukti-bukti yang mengarah kepada pelaku. Tim gabungan lalu melakukan pengejaran ke Jember di rumah mertuanya.

“Saat ditangkap, tersangka mengakui perbuatannya. Motifnya tersangka datang ke kost korban untuk berhubungan intim, lalu timbul niat ingin menguasai barang yang dimiliki korban,” sebutnya, Senin (15/2/2021) di Mapolda Bali.

Kombes Djuhandani menambahkan tersangka dijerat pasal 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Baca Juga:  Satgas Pemecutan Klod Bubarkan Kerumunan di Warung Tuak

“Unsur terpenuhi sejak awal 365 dan
pembunuhan berencana, karena niat sejak awal membawa senjata. Sebelumnya sudah ditarget walaupun baru kenal sehari,” imbuhnya.

Ia menambahkan, tersangka pelaku selama tinggal di Denpasar bekerja di toko bangunan. Usai membunuh korban, pelaku juga masih bekerja selama 2 hari di toko bangunan sebelum kabur ke Jember. Tersangka pelaku juga pernah bekerja sebagai driver ojek online.

Sebelumnya diinformasikan, sesosok mayat perempuan ditemukan di sebuah rumah kost di Jalan Tukad Batanghari Gang X, Panjer Denpasar Selatan, pada Sabtu (16/1/2021) Pukul 02.30 wita.

Baca Juga:  Pemkab Tabanan Gelar Rakor Tindak Lanjut Penanganan Covid-19

Korban berinisial DFL (23) asal Subang Jawa Barat diduga menjadi korban pembunuhan karena ditemukan dalam keadaan tanpa busana dan bersimbah darah.(sgt/kb)