Kasus Melandai, Hari Ini 412 Orang Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Positif Bertambah 159 Orang

Denpasar News Update
Dewa Gede Rai

DENPASAR, Kilasbali.com – Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar secara konsisten terus bertambah. Berdasarkan data resmi pada Minggu (22/8/2021) kasus sembuh Covid-19 bertambah sebanyak 412 orang.

Di hari yang sama, pasien positif juga bertambah sebanyak 159 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 56,60 persen atau sebanyak 90 orang diketahui belum mengikuti vaksinasi dan sebanyak 30,19 persen atau 48 orang berstatus warga luar Kota Denpasar.

Sementara itu, kasus meninggal dunia sebanyak 15 orang dengan status terkonfirmasi positif Covid-19. Dimana, sebanyak 13 orang diantaranya belum divaksinasi.

Baca Juga:  Mulai Senin Sekolah di Gianyar Gelar PTM

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menjelaskan tren penularan bagi masyarakat yang belum vaksinasi masih tinggi, sehingga masyarakat diharapkan untuk mengikuti vaksinasi.

Selain itu, kasus meninggal dunia juga masih tinggi. Karenanya, kewaspadaan bersama serta kesadaran untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan wajib ditingkatkan.

“Kondisi ini menggambarkan tantangan penanganan pandemi Covid-19 di Kota Denpasar dengan tipe masyarakat yang heterogen, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Level 4,” ujar Dewa Rai.

Baca Juga:  Data Penduduk Non Permanen, Desa Dauh Puri Kangin Antisipasi Tindak Kriminal dan Penularan Covid-19

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 34.414 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 30.858 orang (89,67 persen), meninggal dunia sebanyak 747 orang (2,17 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 2.809 orang (8,16 persen).

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Perbekel Menangis, Warga Desa Penglatan Minta Negara Hadir Turun Tangan

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai.(kb/rls)