Kasus Meningkat, Vaksinasi Covid-19 Dikebut

Gianyar News Update
  • Pelantikan Bupati Jembrana

  • Pelantikan bupati tabanan 2021
  • Pelantikan bupati tabanan 2021
  • Pelantikan bupati tabanan 2021

GIANYAR, Kilasbali.com – Vaksinasi Covid-19 untuk petugas kesehatan di RSUD Sanjiwani dipercepat. Mengingat kebutuhan nakes secepatnya diperlukan untuk menangani pasien yang terkonfirmasi positif lantaran kasus terus meningkat.

Dari target semula yang rata-rata 20 orang nakes dengan pelaksanaan vaksin tiga kali dalam seminggu, kini per hari mencapai 100 nakes yang dilaksanakan setiap hari kerja.

Dari informasi yang diterima, batas waktu vaksin pertama tahap I dilaksanakan hingga 7 Februari 2021 dan vaksinasi kedua tahap 2 ditarget hingga 21 Februari 2021.

Baca Juga:  Kabar Baik, Pasien Sembuh Meningkat Tajam

Dengan demikian, para nakes yang hingga  belum divaksin direncanakan akan dilaksanakan vaksinasi nakes dengan jumlah lebih banyak.

Plt Kadis Kesehatan Gianyar sekaligus direktur RSUD Sanjiwani Gianyar, dr. Ida Komang Upeksa, Senin (1/2/2021) membenarkan percepatan vaksinasi ini.

Disebutkan, sebelumnya terjadwalkan, setiap jadwal 20 orang tapi, namun kini diperbanyak. “Besok sebanyak mungkin yang bisa kita vaksin kita vaksin,” ungkapnya.

Dikatakannya, untuk saat ini vaksin akan dimaksimalkan untuk nakes di RSUD Sanjiwani. Dalam proses vaksinasi akan diterapkan prokes ketat.

Baca Juga:  Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tabanan, I Made Sumerta Yasa, S.STP., M. Si., 

“Kuota kita maksimalkan di Sanjiwani dan besok kita vaksinasi sebanyak mungkin dengan tetap pakai prokes,” terangnya.

Percepatan vaksinasi ini karena target secara Nasional di Gianyar rendah. Karena itu atas instruksi Sekda, lantaran karena kasus meningkat, diharapkan dengan meningkatnya vaksinasi kasus bisa ditekan.

Terkait pelayanan di RSUD Sanjiwani lantaran nakes di vaksinasi, kata dia, di Gianyar sudah ada 20 rumah sakit dan puskesmas nakesnya di vaksin, besok semua nakes di RSUD Sanjiwani akan panggil sebanyak-banyak untuk dilakukan vaksin.

Baca Juga:  Ny Putri Suastini Koster Ajak Seniman Bali Bangkit dan Terus Berkarya

“Pelayanan pasien tidak ada masalah, sudah 50 persen di vaksin, kami di Sanjiwani setelah dilakukan vaksin dilakukan observasi 20 – 30 menit kalau tidak ada keluhan nakes sudah bisa bekerja seperti biasa, jadi tidak ada masalah,” jelasnya.

Sementara sampai saat ini, belum ditemukan ada nakes yang mengikuti vaksinasi mengalami keluhan serius. Kalaupun ada yang komorbid mengalami tensi tinggi, kencing manis atau jantung dan sakit lainya, dipastikan tidak dilayani sementara. (ina/kb)