Kebakaran TPA Temesi, Petugas Damkar Ikut Jadi Korban

Gianyar Peristiwa
Foto: Petugas Damkar saat berusaha memadamkan titik api.

GIANYAR, Kilasbali.com – Dampak kebakaran TPA Temesi selama 1,5 bulan juga menyebabkan petugas pemadam kebakaran ikut menjadi korban akibat menghirup asap dan gas beracun saat berusaha memadamkan titik api.

Kabid Dinas Damkar Gianyar, Gusti  Agung Udayana mengungkapkan, sejumlah anggota kini menderita gangguan kesehatan seperti  paru-paru, ISPA hingga kuku hitam.

“Anggota kami juga  menjadi korban dalam penanganan kebakaran ini, banyak anggota kami yang mengeluhkan gangguan kesehatan. Bahkan ada yang menderita peradangan paru-paru, ISPA, Kuku hitam hingga luka  robek  akibat benda tajam di lokasi,” katanya saat rapat evaluasi penanganan musibah kebakaran di TPA Temesi yang dipmpin oleh Sekda Gianyar Made  Gede Wisnu Wijaya, di Kantor Bappeda Gianyar, Selasa (13/8/2019).

Dikatakannya, pihaknya telah melakukan segala secara untuk memadamkan titik api dalam kebakaran terjadi sejak 10 Juni lalu. Namun, langkah awal hanya bisa menjinakkan api dipermukaan. Sementara bara api di dalam tumpukan sampah tidak bisa dijangkau.

“Bara api di dalam tumpukan inilah yang hingga kini menjadai pemicu kepulan asap. Hampir setiap hari kami sudah berupaya untuk memadamkan bara ini,” ungkapnya.

Selama satu setengah bulan ini,  pihaknya pun mengaku malu lantaran petugas terkesan “bermain-maian’ dalam penanganan bencana ini, namun kenyataannya banyak kendala yang dihadapi di lapangan.

Mulai dari keterbatasan peralatan, pembiayaan hingga sempitnya ruang gerak lantaran pelayanan sampah dari seluruh desa di Gianyar harus tetap dilayani. (ina/kb)