Kesembuhan Covid-19 di Kota Denpasar Capai 91,11 Persen

Denpasar News Update
Dewa Gede Rai

DENPASAR, Kilasbali.com – Prosentase kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar kembali bertambah. Pada hari Kamis (26/8/2021) prosentase kesembuhan pasien mencapai 91,11 persen. Penambahan tersebut tak lepas dari konsistensi penambahan kasus sembuh sebanyak 295 orang.

Meski demikian, di hari yang sama, pasien positif  bertambah sebanyak 175 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 55,43 persen atau sebanyak 97 orang diketahui belum mengikuti vaksinasi dan sebanyak 25,14 persen atau 44 orang berstatus warga luar Kota Denpasar.

Sementara itu, kasus meninggal dunia bertambah sebanyak 14 orang dengan status terkonfirmasi positif Covid-19. Dimana, diketahui seluruhnya pasien yang meninggal belum divaksinasi.

Baca Juga:  Modal Hasil Pra PON, Kodrat Bali Optimis Berjaya di Papua

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menjelaskan tren penularan bagi masyarakat yang belum vaksinasi masih tinggi, sehingga masyarakat diharapkan untuk mengikuti vaksinasi.

Selain itu, kasus meninggal dunia juga masih tinggi dengan dominasi masyarakat yang belum vaksinasi. Karenanya, kewaspadaan bersama serta kesadaran untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan wajib ditingkatkan.

“Kondisi ini menggambarkan tantangan penanganan pandemi Covid-19 di Kota Denpasar dengan tipe masyarakat yang heterogen, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” ujar Dewa Rai.

Baca Juga:  BPR Lestari Semakin Digital, Jalin Kerja Sama dengan Investree

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 35.129 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 32.006 orang  (91,11) persen), meninggal dunia sebanyak 810 orang (2,31 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  2.313 orang (6,58 persen).

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:  90 Orang Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Denpasar

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (kb/rls)