Kesembuhan Naik Jadi 92,23 Persen, 267 Orang Sembuh Covid-19 di Denpasar

Denpasar News Update
Dewa Gede Rai

DENPASAR, Kilasbali.com – Konsistensi penambahan kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar turut meningkatkan prosentase kesembuhan pasien.

Berdasarkan data resmi pada Minggu (29/8/2021) kasus sembuh  bertambah sebanyak 267 orang. Penambahan ini secara otomatis meningkatkan prosentase kesembuhan pasien menjadi 92,23 persen.

Di hari yang sama, penambahan pasien positif  mulai melandai di angka 89 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 50,56 persen atau sebanyak 45 orang diketahui belum mengikuti vaksinasi dan sebanyak 39,33 persen atau 35 orang berstatus warga luar Kota Denpasar.

Sementara itu, kasus meninggal dunia bertambah sebanyak 9 orang dengan status terkonfirmasi positif Covid-19. Dimana, diketahui 8 orang pasien yang meninggal belum divaksinasi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menjelaskan tren penularan bagi masyarakat yang belum vaksinasi masih tinggi, sehingga masyarakat diharapkan untuk mengikuti vaksinasi.

Selain itu, kasus meninggal dunia juga masih tinggi dengan dominasi masyarakat yang belum vaksinasi. Karenanya, kewaspadaan bersama serta kesadaran untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan wajib ditingkatkan.

Baca Juga:  ITB STIKOM Bali Gelar Pra GMTI Secara Drive Thru

“Kondisi ini menggambarkan tantangan penanganan pandemi Covid-19 di Kota Denpasar dengan tipe masyarakat yang heterogen, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” ujar Dewa Rai.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 35.467 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 32.712 orang  (92,23) persen), meninggal dunia sebanyak 843 orang (2,38 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 1.912 orang (5,39 persen).

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

Baca Juga:  Lepas Atlet PON XX Papua 2021, Walikota Denpasar Tekankan Tetap Disiplin Prokes dan Berprestasi

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (kb/rls)