KMP Tri Sakti Adinda Kandas, Puluhan Penumpang Dievakuasi

Jembrana Peristiwa
Foto: Evakuasi penumpang KMP Tri Sakti Adinda.

JEMBRANA, Kilasbali.com – Kapal Motor Penumpang (KMP) Tri Sakti Adinda, kandas di perairan dangkal sekitar 1 mil dari Pelabuhan Gilimanuk sejak Rabu (14/11/2019) tengah malam.

Dari informasi yang dihimpun, kapal penyebrangan yang dinahkodai Ana Riana ini berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi sekitar pukul 22.00 WITA menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Namun sampai di peraiaran Gilimanuk dan menunggu giliran sandar, kapal yang mengangkut 7 unit sepeda motor, 3 unit mobil, 6 unit truk, serta 4 unit tronton ini tiba-tiba mengalami masalah.

Kemudi kapal saat bersiap melakukan olah gerak untuk sandar menuju Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk. Saat itu terjadi arus kuat sehingga kapal yang sulit dikendaliakan.

Akibatnya kapal dengan 14 ABK ini hanyut ke arah timur hingga akhirnya kandas di periaran dangkal sekitar 1 mil dari Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 23.00 WITA.

Kendati para ABK saat itu telah melakukan upaya evakuasi secara mandiri dengan berusaha memperbaiki kemudi kapal dan berusaha melakukan olah gerak, namun tidak berhasil.

Nahkoda akhirnya Kamis dini hari sekitar pukul 01.00 WITA meminta bantuan evakuasi penumpang kepada Tim Sar Gabungan. Evakuasi terhadap 49 orang penumpang dimulai pukul pukul 01.45 WITA dengan mengerahkan satu kapal Rigit Inflatabel Boat (RIB).

Koodinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Komang Sudiarsa mengatakan evakuasi penumpang yang dilakukan jajaranya bersama Pol Air, TNI AL, termasuk ASDP menuju ke Teluk Gilimanuk tersebut berhasil dilakukan sampai pukul 02.50 WITA.

“Evakuasi penumpangg kami lakukan selama satu jam lebih, dengan tiga kali sorti (penjemputan). Seluruh penumpang, yang diantaranya 46 orang penumpang dewasa dan 3 orang penumpang anak-anak, semua berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Sedangkan para ABK, masih memilih bertahan di kapal,” ujarnya, Kamis (14/11/2019).

Seluruh penumpang dievakuasi ke Kantor ASDP Pelabuhan Gilimanuk. “Evakuasi kapal belum berhasil dilakukan. Saat arus pasang sekitar pukul 11.00 Wita, sempat ditarik dengan tug boat. Tetapi belum berhasil” tandasnya. (gus/kb)