Kodam IX/Udayana Secara Spontan Kumpulkan dan Kirimkan Bantuan ke NTT

Denpasar
Kodam IX/Udayana Secara Spontan Kumpulkan dan Kirimkan Bantuan ke NTT

DENPASAR, Kilasbali.com – Sebagai wujud kepedulian sosial dan keprihatinan dari Kodam IX/Udayana akan musibah bencana di NTB dan NTT, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, telah memerintahkan jajarannya untuk bergerak cepat dalam melakukan penanganan dan membantu masyarakat dari dampak bencana alam tersebut.

Demikian diungkapkan Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, pada Jumat (9/4/2021) saat berada di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali terkait pemberangkatan penyaluran bantuan dari Kodam IX/Udayana yang diangkut menggunakan Pesawat Hercules A-1330.

Kapendam menyampaikan, hari ini kita dari Kodam IX/Udayana khususnya secara spontan dan sebagai rasa empati dengan mengumpulkan dan mengirimkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di wilayah NTB dan NTT.

Baca Juga:  Update Covid-19 Kota Denpasar, Pasien Sembuh Bertambah 38 Orang, Kasus Positif Bertambah 36 Orang

Saat ini sudah terkumpul bantuan sebanyak 5 ton terdiri dari pakaian layak pakai ratusan dus/ribuan potong termasuk selimut dan sarung, beras sebanyak 1,6 ton, Sembako ratusan dus termasuk gula, kopi, minyak goreng, roti biscuit, masker, alat mandi, pampers dan lain sebagainya.

“Kita harapkan nanti, kurang lebih sekitar pukul 11.30 Wita penerbangan take off dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali menuju Bandara yang ada di Kupang dan selanjutnya akan didistribusikan sampai kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di wilayah NTT,” ucapnya.

Bantuan ini merupakan partisipasi dari keluarga besar Kodam IX/Udayana, termasuk dari ikatan Dharma Pertiwi Daerah J berpartisipasi untuk memberikan empati.

Baca Juga:  Langgar Prokes, Tim Yustisi Rapid Test Antigen 13 Orang

“Mudah-mudahan yang lain juga tergerak untuk secara spontan memberikan bantuan, sehingga penderitaan yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang ada di NTT maupun di tempat lain bisa sedikit berkurang atau teratasi dengan cepat,” harap Kapendam. (Pendam IX/Udayana)