Kompak, 12 Puri di Tabanan Dukung Ngurah Panji

Politik Tabanan
Ketua Garda Puri Sejebag Tabanan (GPST) AA Ngurah Gede Puja Utama

TABANAN, Kilasbali.com – Ketua Garda Puri Sejebag Tabanan, AA Ngurah Gede Puja Utama (Turah De) menyebutkan, keinginan kuat maju menjadi bakal calon (balon) Bupati Tabanan, AA Ngurah Panji Astika mendapat dukungan penuh dari 12 puri yang ada di Tabanan.

Yakni Puri Gede Tabanan, Puri Anom Tabanan, Puri Kaleran Tabanan, Puri Dangin Tabanan, Puri Anyar Tabanan, Puri Denpasar Tabanan, Puri Gede Kerambitan, Puri Anyar Kerambitan, Puri Jambe Kerambitan, Puri Kediri, Puri Kaba Kaba, dan Puri Perean.

Menurutnya, pembangunan di Kabupaten Tabanan sudah berjalan dengan baik. Kendatipun demikian, pemerintah daerah perlu meningkatkan lagi demi kesejahteraan rakyatnya.

Baca Juga:  KPU Denpasar Gelar Bimtek LPDSK, Ingatkan Tim Keuangan Kampanye Cermat Susun Laporan

Sehingga, Turah De mempunyai keinginan dan harapan agar nantinya jika AA Ngurah Panji Astika terpilih sebagai kepala daerah yang baru di daerah ‘lumbung beras’ ini mampu memperbaiki dan membangun infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

“Infrastruktur dibidang pembangunan utamanya jalan desa masih banyak yang kurang mendapat perhatian. Kesenian perlu mendapat perhatian dan pembinaan khusus. Budaya Tabanan yang terkenal ramah dan santun sudah tidak terasa lagi.

Dunia pertanian tidak bergairah lagi dan perlu mendapat support yang serius dari pemerintah,” ucap Turah De yang mantan karyawan BI ini di Puri Gede Kerambitan, Tabanan, Selasa (14/7/2020).

Baca Juga:  Ajak Masyarakat Dukung Perubahan, Amerta Blusukan Ke Pasar Satria

Dulu wilayah Tabanan menurutnya dikenal sebagai lumbung padinya Bali, namun apa daya kini semakin tak terdengar lagi. Ia meminta supaya ketersediaan air dan saluran irigasi ditata kembali.

Kata dia, keluhan petani di sawah dan kendala-kendala yang dihadapi agar ditindaklanjuti demi keberlangsungan pertanian dan meningkatkan derajat kehidupan mereka.

“Sumber air yang berlimpah agar dimaksimalkan untuk keperluan di Tabanan. Potensi dan sumber daya alam melimpah tapi Tabanan tidak mempunyai industri pengolahan hasil pertanian sehingga hasil panen raya atau produksi cenderung murah. Inilah yang membuat petani kurang bergairah. Kondisi ini perlu perhatian khusus,” tegas Turah De. (dk/kb)