Langgeng Budaya Ogoh-Ogoh ‘Meme Dewa Ratu’

Ceremonial Denpasar Seni Budaya
langgeng budaya bertajuk “Meme Dewa Ratu” di Gedung Taksu Dharma Negara Alaya Lumintang

DENPASAR, Kilasbali.com – Sekeha Truna (ST) Gemeh Indah menggelar Lomba Ogoh-Ogoh Mini 2021 dan pertunjukan langgeng budaya bertajuk “Meme Dewa Ratu” di Gedung Taksu Dharma Negara Alaya Lumintang, Kamis malam (11/3/2021).

Kegiatan dirangkaikan dengan pengerupukan pada masa pandemi ini dan juga sebagai ajang kreatifitas pemuda Bali dalam berkarya khusunya dalam karya seni ogoh- ogoh.

Penggerak ogoh-ogoh ramah lingkungan Putu Marmar Herayukti, mengatakan pertunjukan langgeng budaya ‘Meme Dewa Ratu’ ini mengisahkan tentang awal kehidupan tercipta serta kenyataan sejarah tak pernah ingkar.

Sang Kala telah menetapkan takdir bahwa segala yang hidup terikat unsur Bhuta dan segala yang terikat Bhuta pasti akan mati.

Baca Juga:  Update Penanggulangan Covid-19, Jumat 16 April 2021

Ketika unsurnya membentuk badan lanjut Marnar maka secara otomatis sebagai Semesta Bhuana disebut Pertiwi.

Sementara ketika raja adalah pemimpin maka Ratu adalah pemegang kuasa yang tak tersentuh perebutan kuasa didalam pemerintahan yg disebut Karatuan (keraton), hingga sebagai asal sebuah keturunan akan ditemui pula nama nya di Pura Ibu (paibon).

“Dalam hidupku di Dunia, lbu kulinggihkan Suci Mulia, dan ketika semua yang terjadi diluar kehendak serta kuasa, Sembah Ibu sebagai pelindung, Sang sane kasengguh ‘Meme Dewa Ratu’,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkot Terima CSR Kursi Roda dari PT Pelindo 3 dan PT Taspen Denpasar

“Garapan ini kami persiapkan hanya dalam 10 hari dari awal saya menelpon rekan-rekan seniman untuk mengajak berkolaborasi. Mereka semua sangat antusias dan langsung siap membantu pagelaran ini, dengan melibatkan seniman dari Komunitas Naluri Manca dan seniman lainya. akhirnya pergelaran ini bisa berjalan dan terealiasikan dengan sukses,” sambung Marmar.

Lebih lanjut Marmar juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar, yang sudah memfasilitasi ruang kereatifitas para seniman dengan menyiapkan tempat yang tetunya selalu mengutamakan prokes didalam semua kegiatannya.

Sementara Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa sangat mengapresiasi seniman muda berbakat di dalam mengekspresikan kreatifitas berkarya di masa pandemi ini.

Baca Juga:  Polairud Polda Bali Ungkap Penggelapan BBM Jenis Solar dan Narkotika

“Saya sangat bangga kepada para seniman muda ini, kreatifitas seperti ini justru lahir di saat masa pandemi. Dimana ini merupakan salah satu cara mengobati kerinduan seni budaya Bali yakni ogoh-ogoh yang dituangkan dalam bentuk sebuah pergelaran pendek oleh para seniman,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, Pemkot Denpsar tidak pernah melarang kreatifitas seni budaya para seniman, asalkan mengikuti prokes yang benar.

“Kami siap mewadahi kegiatan kreatif seperti ini asalkan prosedur prokes tetap dijalankan dengan ketat di masa pandemi ini,” tegasnya. (sgt/kb)