Layang-Layang Usik Pelayanan PLN, Sepekan Dua Kali Gangguan

Gianyar
Foto : Musim Layang-layang.

GIANYAR, Kilasbali.com – Rasa jenuh para remaja anak-anak hingga remaja yang selama ini aktivitasnya terbatas lantaran pandemi Covid 19, kini mulai sedikit terobati dengan musim layang-layang. Namun sayang, lantaran layang-layang ini dinaikan dari rumah-rumah, jaringan listrik pun jadi tumbalnya. Bahkan dalam sepekan ini, di wilayah Gianyar sudah dua kali terjadi gangguan pelayanan PLN yang diakibatkan layang-layang nyangkut di jarinagn listrik.

Menyikapi kondisi ini Maneger Unit Layanan Pengadaan (ULP) PLN Gianyar, Billy Ramadhana, mengaku sudah melakukan antisipasi sejak awal.

Karena musim layang-layang sudah mendapatkan perhatian serius pihak PLN setiap tahunnya. Sebab tak jarang, layang-layang yang nyangkut di jaringan PLN, mengakibatkan gangguan fatal.

Baca Juga:  Pemacekan Agung, Jaya Negara Ngayah Mundut Ida Bhatara Sesuhunan di Pura Lombok Kepisah

“Kami berharap agar aparat desa untuk mengimbau warganya tidak bermain layang-layang di dekat jaringan PLN,” ungkap Ramadhana, Senin (18/5/2020).

Disebutkan dalam sepekan ini, sudah terjadi dua kali gangguan karena layang-layang.

Dalam mengantisipasi hal demikian terus terjadi, pihaknya akan kembali bersurat pada aparat desa, untuk mengimbau masyarakat tidak bermain layangan dekat jaringan PLN.

Baca Juga:  Astungkara, Sembuh 87 Orang

“Setiap tiga bulan sekali kita sudah bersurat ke aparat desa terkait keamanan ketenagalistrikan. Kita akan bersurat kembali secara khusus untuk imbauan tidak bermain layang-layang di dekat jaringan PLN,” ujar Billy.

Lanjutnya, layang-layang dekat jaringan listrik, tidak hanya menjadi penyebab padamnya listrik. Namun pihaknya mengindari kasus yang lebih parah, yakni kebakaran dan tersengat listrik.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kata dia, terjadi kebakaran rumah di Gianyar. Penyebabnya karena jaringan PLN meledak akibat layangan, dan percikannya mengenai rumah warga.

Baca Juga:  Astungkara, Pasien Sembuh di Denpasar 46 Orang

“Bermain layang-layang di musim hujan ini juga sangat berisiko. Di mana ketika benang layangan yang basah menyentuh kabel listri bertegangan tinggi, bisa mengakibatkan tersetrum,” pungkasnya. (ina/kb)