Lomba Ngelawar, Pelestarian Budaya serta Bangkitkan Ekonomi Kreatif

Denpasar Hiburan Seni Budaya
Lomba Lawar Kambing yang digelar di Warung Nang Etonk Jayagiri Denpasar

DENPASAR, Kilasbali.com – Dalam upaya menjaga eksistensi kuliner lokal, Warung Nang Etonk menggelar Lomba Lawar Kambing yang digelar di Warung Nang Etonk Jayagiri, Denpasar, Rabu (6/1/2021).

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat meninjau pelaksanaan lomba tersebut mengatakan pelaksanaan lomba membuat Lawar ini bukan semata-mata untuk pelestarian budaya namun juga memiliki nilai memajukan ekonomi kreatif di kalangan anak muda.

“Lomba ini bukan hanya sarana pelestarian budaya dalam hal ini kuliner lokal, namun adanya kegiatan ini tentu menjadi motivasi untuk anak muda membangkitkan ekonomi kreatif di situasi pandemi saat ini, ” ujarnya

Baca Juga:  Penyerahan Bingkisan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah dan Penekanan Larangan Mudik

Kegiatan ini juga telah menerapkan protokol kesehatan yakni dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum lomba.

Putu Agus Adi Putra yang merupakan owner dari warung Nang Etonk mengatakan kegiatan ini merupakan suatu langkah untuk mencari generasi muda pecinta kuliner lokal yang nantinya dapat bersaing di dunia kuliner khas Bali.

Dalam lomba ini juga menggunakan bahan yang cukup susah yakni berbahan baku dari kambing.

Baca Juga:  Pujawali Pura Mandara Giri Semeru di Tengah Pandemi, Cok Ace Ingatkan Pemedek Prokes

“Adanya kegiatan ini tentu harapan kami dapat melestarikan kuliner Bali dimana generasi muda banyak yang belum tahu cara ngelawar ditengah maraknya kuliner luar Bali. Dalam hal ini tujuannya kuliner Bali menjadi tuan rumah di daerah sendiri, ” ujarnya.

Sementara juri lomba, Putu Gede Hendra Mahena mengatakan kriteria penilaian lomba ini yang pertama tentunya rasa, kebersihan dan juga cara pengolahan. Lomba diikuti oleh 19 peserta dari berbagai daerah di Bali dan diutamakan di bawah usia 25 tahun.(sgt/kb)