SING ADA LAWAN!!! Made Urip Bagikan 1 Ton Beras, Kader Doakan Rekomendasi

Politik Sosial Tabanan
Made Urip Bagikan 1 Ton Beras, Kader Doakam Rekomendasi

TABANAN, Kilasbali.com – Ketua DPP PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si kembali berbagi dengan membantu warga desa yang kehidupannya terdampak pandemi virus Covid-19 atau Corona. Kali ini, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini, menurunkan sekitar 1 ton sembako yang seluruhnya diserahkan secara simbolis di Kantor Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Sabtu (30/5/2020).

Penyerahan bantuan sosial kemanusiaan yang terus digalakan Wakil Rakyat Sejuta Traktor itu, tetap mengikuti prosedur penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19 sesuai arahan pemerintah pusat dan daerah.

Aksi sosial Made Urip yang terus bergerak berkali-kali ini, juga didampingi Anggota Fraksi PDI Perjuangan, I Gusti Nyoman Omar Dani, Anak Agung Nyoman Dharma Putra dan I Gede Purnawan, beserta tokoh masyarakat Pupuan yang juga mantan Anggota DPRD Bali, I Gede Suamba.

Kehadiran Made Urip diterima langsung Ketua PAC PDIP Pupuan, I Putu Arya Koliarta, beserta Ranting dan Anak-Ranting se-Kecamatan Pupuan.

Pada kesempatan itu, Made Urip bertatap muka sekaligus memberikan arahan politik, agar sebagai kader partai politik juga harus peduli dan berbagi dengan seluruh masyarakat.

Karena partai politik tidak saja bergerak saat Pemilu dan Pilkada atau perebutan kekuasaan saja, tapi juga harus hadir di tengah masyarakat dan harus peduli saat masyarakat mengalami musibah.

Seperti wabah Covid-19 ini, telah memberikan dampak yang luar biasa bagi seluruh sendi kehidupan, karena tidak Indonesia saja yang kena dampak, tapi seluruh dunia.

“Negera di Eropa dan Amerika sangat parah, seperti Amerika 100 ribu lebih meninggal akibat Covid-19 dan di Bali juga sama dampak sosial, budaya dan ekonomi hancur akibat Covid.

Hotel dan restoran okupansinya nol. Bahkan jika dibandingkan di kota dan di desa, jauh lebih parah masyarakat di perkotaan. Karena tidak bisa berbuat apa-apa, akibat tidak bekerja, tidak punya tabungan dan nanggung cicilan. Kalau di desa masyarakatnya masih bisa bernafas,” paparnya.

Baca Juga:  Entaskan Kemiskinan, Ini Program Paket Jaya-Wira

Dijelaskan, untungnya penanganan Covid-19 di Bali jauh lebih baik, bahkan tingkat kematiannya sangat rendah (meninggal 4 orang).

Padahal dari awal diperkirakan Bali sebagai episentrum Covid-19, namun masyarakat Bali terus bergerak secara sekala dan nislala dengan arahan dan intruksi Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Bupati/Walikota se-Bali melakukan langkah strategis menangangi Covid-19.

“Karena itu, kita juga terus turun sebagai bentuk kepedulian politik kita. Ini tidak ada hubungan dengan Pilkada, tapi betul-betul sebagai bentuk kepedulian kita. Saya juga sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode, sehingga wajar terus bergerak bersama kader partai membantu masyarakat terdampak Covid-19. Paling tidak bisa menjaga ketahanan pangan di rumah tangga masing-masing,” bebernya.

Dirinya pun mencontohkan kader partai di Pupuan juga dibantu, terutama yang bekerja di sektor pariwisata pasti terpukul akibat Covid-19.

“Saya berbagi 1 ton beras dengan 200 bungkus yang dibagikan untuk kader dan warga yang terdampak. Silahkan atur nanti dibagi warga yang terdampak, termasuk 120 jaket dan 200 masker bisa dibagi nanti sebagai bentuk partisipasi kepada kader partai,” sebut Made Urip.

Politisi senior asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan itu, juga mengaku bantuan yang sama juga diserahkan di kecamatan lain dan sebagian sudah dibagikan, sehingga kader partai diminta terus solid membantu masyarakat, terutama menghadapi Pilkada serentak pada 9 Desember 2020.

“Khusus Tabanan, Ibu Ketua Umum akan menggunakan Hak Prerogatifnya untuk menentukan siapa yang diberikan rekomendasi. Dan kita harus terus bergerak, karena siapa pun yang ditugaskan partai harus diamankan dan dimenangkan.

Termasuk terus peduli juga dengan masyarakat yang terdampak dan kena musibah dan jangan jadi penonton saja. Walaupun sedikit, sumbangkan sebagai partai wong cilik yang mengakar di masyarakat harus dijabarkan kerja konkret di lapangan,” tegas Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI periode 2019- 2024 itu.

Baca Juga:  Tradisi 'Nampah' Kebo di Pandak Gede

Di sisi lain, Ketua PAC PDIP Pupuan, I Putu Arya Koliarta, merasa sangat bersyukur telah dibantu Made Urip dalam keadaan Corona sangat peduli membantu masyarakat. Dalam new normal ini, bantuan 1 ton beras ini akan sangat berarti karena banyak warga yang membutuhkan.

“Kami banyak yang di PHK dan tidak bekerja, sehingga kami sangat bersyukur telah diberikan bantuan beras dari Pak Made Urip,” paparnya singkat.

Mewakili masyarakat Pupuan dan Pengurus DPC PDIP Tabanan, I Gede Purnawan mengaku sangat bangga dengan Made Urip yang terus bergerak tanpa henti turun membantu masyarakat terdampak Covid-19. Karena itu, seluruh kader mengucapkan terimakasih atas sumbangsih Made Urip yang telah menurunkan bantuan.

Berdasarkan pantauan selaku petugas partai, selama penanganan Covid-19 berharap terus melakukan kerjasama yang intens dengan desa adat dan dinas. Karena selama perjalanan penanganan Covid-19 ada kader partai yang seenaknya lalu lalang tanpa protap yang ditetapkan. “Kita harus jadi garda terdepan, karena kuncinya penanganan virus Covid ini, adalah kedisiplinan. Karena itulah bantuan Pak Made Urip sebagai bagian kita dimotivasi dengan bantuan beras untuk bergerak menangani virus Corona. Jadi terimakasih atas bantuan Pak Made Urip,” tutupnya.

Sementara itu, selaku petugas partai, Gusti Nyoman Omar Dani menejelaskan bantuan ini sebagai karakter perjuangan Made Urip selama ini, baik di Pupuan, Tabanan dan Bali sudah sangat luar biasa sekali. Bahkan ketika terpilih kembali kelima periode, apapun aspirasi bisa diperjuangankan.

“Kehadiran Pak Urip memberikan bantuan kader dan pengurus ranting sebagai bentuk kepedulian yang berjuang untuk kader partai. Bukan dari bentuk dan jumlahnya, tapi bantuan ini bentuk motivasi perjuangan untuk membantu menangangani Covid-19. Sebagai kader, ini adalah watak dan karakter dari garis partai PDI Perjuangan,” katanya seraya berharap rekomendasi calon Bupati Tabanan jatuh di tangan Made Urip.

Baca Juga:  PDIP Tabanan Solid Hingga Akar Rumput untuk Memenangkan Jaya-Wira

Karena keputusan itu tidak ada bertentangan dengan garis partai. Apalagi yang menentukan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati yang tentunya sudah berdasarkan pertimbangan dan keputusan terbaik untuk kepentingan partai dan Tabanan ke depan.

“Doa kami dan sebenarnya harapan seluruh kader dan rakyat Tabanan itu. Saya juga yakin seluruh kader partai dalam hati kecilnya pasti ia sekata seperti itu. Walaupun beliau (Made Urip, red) tidak punya keinginan seperti itu, tapi itu doa kita semua, meskipun turunnya sekarang bukan berbicara Pilkada, tapi kita juga tidak berbicara seperti itu, namun itu adalah harapan kita bersama, meskipun tidak ada pengaruhnya. Karena semua keputusan ada di tangan Ibu Ketua Umum,” tandas Omar Dani, seraya ditambahkan, Anak Agung Nyoman Dharma Putra alias Gung Baron juga memberikan apresiasi atas kepedulian tokoh partai, Made Urip yang turun langsung memberikan bantuan.

“Karena dalam situasi Covid-19 seperti ini, siapa yang tidak terdampak? Pasti semua masyarakat terdampak. Bahkan kategori tidak mampu akan banyak yang muncul, akibat dampak PHK dan dirumahkan atau yang sudah tidak ada pekerjaan,” ungkapnya sembari menyebutkan, perhatian Made Urip ini, telah memotivasi kader partai untuk terus bergerak mengikuti intruksi pimpinan partai, karena harus juga menjadi salah satu Tagana terdepan penanganan Covid-19. “Ke depan new normal harus dijalankan dengan tetap protap Covid-19,” harapnya. (*/kb)