Makna Memotong Babi Saat Penampahan Galungan

Denpasar Seni Budaya
Foto: Lukisan babi karya dr. Bagus Darmayasa.

DENPASAR, Kilasbali.com – Penampahan berasal dari bahasa bali dengan kata dasar tampah yang berarti motong.

Pada penampahan Galungan ini, masyarakat Hindu Bali biasanya memotong babi ataupun ayam untuk persembahan suci dan tulus iklas kehadapan Sang Pencipta.

Memotong babi saat penampahan, memiliki makna untuk yakni mengalahkan sad ripu atau enam sifat tidak baik yang ada dalam diri manusia. Serta untuk mengalahkan Rajas-Tamas menjadikan kebaikan.

Baca Juga:  Gubernur Koster Kukuhkan Lihadnyana sebagai Pjs Bupati Badung

Sebagian dari hasil korban itu dinikmati dan tidak lupa menghaturkannya kepada Tuhan karena semuanya itu ciptaan-Nya.

Penampahan ini jatuh sehari sebelum Galungan yaitu, Anggara Wage wuku Dunggulan. Saat penampahan ini selain nampah (memotong) babi, juga membuat segehan.

.Segehan itu persembahan ke Bhuta Dungulan yang dihaturkan di pekarangan rumah untuk Bhuta Bucara dan Durga Bucari dimana tempat persembahannya yaitu di depan sanggah, di lebuh, dan di depan rumah.

Baca Juga:  Desa Pemecutan Klod Gencarkan Penegakan Hukum

oleh: dr Bagus Darmayasa