Mayat Perempuan Mengambang di Tukad Sangsang Gegerkan Warga

Gianyar News Update Peristiwa
Foto: Proses evakuasi penemuan mayat tanpa identitas di aliran Sungai Sangsang, Banjar Lebih Duur Kaja, Desa Lebih, Sabtu (13/2/2021).

GIANYAR, Kilasbali.com – Sesosok mayat perempuan mengambang dan dalam kondisi sudah memebusuk, gegerakan warga Banjar Lebih Duur Kaja, Desa Lebih, Gianyar, Sabtu (13/2/2021) malam.

Karena lokasinya sangat jauah dari akses jalan, proses evekuasi pun berlangsung hingga tengah malam. Hingga saat ini, indentitas  mayat perempuan itu belum diketahui.

Dari informasi yag diterima pada Minggu (14/2/2021), temuan mayat tanpa identitas berjenis kelamin perempuan itu, bermula setelah beberapa orang warga Banjar Lebih Duur Kaja, yang hendak mencuci pakaian di tukad (sungai) Sangsang pada sore harinya mencium bau busuk.

Awalnya warga mengira jika bau busuk berasal dari sampah yang sudah membusuk dan berair di sekitaran sungai. Namun, lama kelamaan, bau busuk itu semakin menyengat dan menyerupai bau bangkai.

Baca Juga:  Polemik Lahan Pasar Umum Gianyar, Pemda Diharapkan Dialog dengan Desa Adat Gianyar

Karena merasa curiga, akhirnya pada hari Sabtu (13/2/2021) sekitar pukul 21.00 WITA, puluhan warga laki-laki melakukan pengecekan ke Tukad Sangsang.

Benar saja, saat dicek ternyata bau busuk itu berasal dari sesosok mayat berjenis kelamin perempuan yang ditemukan dalam posisi tertelungkup di sebelah timur sungai.

Atas kejadian tersebut, warga kemudian melapor ke Bhabinkamtibmas Desa Lebih yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Gianyar.

Kadek Agus Junaidi, salah satu warga yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan bahwa awalnya warga setempat tidak menyangka bahwa bau yang menyengat di areal Sungai Sangsang tersebut merupakan mayat.

“Bau itu sudah sejak tiga hari yang lalu di mana dikira merupakan bau sampah di TPA Temesi karena jarakknya lumayan dekat dari lokasi,” katanya.

Baca Juga:  Pelan Tapi Pasti, Pasien Sembuh Naik Signifikan

Kemudian, kecurigaan warga semakin menguat pada Sabtu (13/2/2021) malam.

Sekitar pukul 21.00 WITA warga lantas mencari sumber bau tersebut dan menemukan sesosok mayat dalam kondisi rusak membusuk tersangkut di selah selah batu aliran sungai tersebut.

“Setelah ditemukannya mayat tersebut, langsung melapor kepada aparat desa dan bhabinkamtibmas dan langsung aparat kepolisian datang ke lokasi,” katanya.

Proses evakuasi pun sempat mengalami kesulitan karena akses jalan menuju ke areal Sungai Sangsang sangat licin dan terjal, takhayal beberapa petugas baik kepolisian sampai dengan BPBD terjatuh saat menyusuri jalan menuju ke areal sungai tersebut.

Baca Juga:  Kasus Positif Kembali Bertambah

Kapolsek Gianyar Kompol IGN Yudistira yang dikonfirmasi Minggu (14/2/2021) membenarkan perihal penemuan mayat tersebut.

Dikatakannya malam itu juga sekitar pukul 24.00 WITA, mayat tersebut langsung dievakuasi oleh tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar.

“Mayat Mrs. X itu kemudian dibawa ke RSUP Sanglah untuk dilakukan visum dan identifikasi. Kami tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas mayat dan penyebab kematiannya,” jelasnya singkat. (ina/kb)