Melejit, Pasien Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Capai 52 Orang

Denpasar
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

DENPASAR, Kilasbali.com – Pasien sembuh Covid-19 kembali melejit di Kota Denpasar. Berdasarkan data resmi pada Sabtu (15/5/2021), pasien sembuh Covid-19 bertambah sebanyak 52 orang dan kasus positif Covid-19 sebanyak 6 orang. Sementara pasien meninggal dunia bertambah 1 orang.

“Perkembangan kasus harian, kasus sembuh bertambah 52 orang, kasus positif bertambah 6 orang dan 1 pasien meninggal dunia. Masih terjadinya penularan Covid-19 saat ini harus tetap menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 14.618 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 13.949 orang (95,43 persen), meninggal dunia sebanyak 334 orang (2,28 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 335 orang (2,29 persen).

Baca Juga:  Seluruh Personel Satgas TMMD Kodim Karangasem Jalani Tes Rapid Antigen

Terkait kasus meninggal dunia, pasien diketahui seorang laki-laki usia 68 tahun yang berdomisili di Desa Dangin Puri Kaja.

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dimana, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Baca Juga:  Hadiri Pembukaan PKB XLIII Tahun 2021, Jaya Negara: Jadi Wahana Puncak Kreatifitas Seniman di Masa Pandemi

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat

“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.

Baca Juga:  Dijemput Keluarga, Jerinx Bebas Tinggalkan Lapas Kerobokan Tanpa Statement

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (kb/rls)