Menghilang Dua Hari, Pria Ini Ditemukan Jadi Mayat di Galian C

Tabanan
Foto; Korban saat ditemukan oleh tim gabungan.

TABANAN, Kilasbali.com – Warga Desa Kelating geger. Pasalnya, I Dewa Putu Sarga, 68, ditemukan sudah menjadi mayat di galian C miliknya sendiri di di Banjar Dinas Dauh Jalan, Desa Kelating, Kerambitan, Tabanan, sekitar pukul 09.45 WITA, Sabtu (2/5/2020).

Dari informasi yang dikumpulkan, awalnya korban meninggalkan rumah tanpa pamit sejak Kamis (30/4/2020) pagi sekitar pukul 06.00 WITA. Anak korban I Dewa Nyoman Yogi Arta, 35, yang curiga dengan gelagat aneh itu, akhirnya melaporkan kepada pihak berwajib.

Selain itu, keluarga korban juga berusaha melakukan pencarian dan menanyakan kepada warga tentang keberadaan korban kepada warga. Akhirnya, keluarga korban mendapat informasi bahwa, saksi I Wayan Suartama sempat melihat korban dari jauh di sawah milik korban di Subak Sungsang, Kelating, sekitar 09.00 WITA.

Baca Juga:  Astungkara, Tiga Ruas Jalan di Tabanan Bakal Dihotmix

Suartama melihat korban sedang berjalan ke selatan dari Kelating menuju Tibubiu. Selang 30 menit kemudian, saksi kembali melihat ke selatan, dan ternyata korban sudah tidak ada.

Mendapat informasi itu, keluarga korban bersama masyarakat, pecalang, Linmas, Babhinkamtibmas mencari korban keberadaan korban dengan menulusuri wilayah Kelating Dauh Jalan, pada Kamis (30/4/2020). Namun sayang, pencarian sejak pagi hingga sore hari itu sia-sia. Korban tidak ditemukan.

Selanjutnya, pencarian dilanjutkan keesokan harinya pada Jumat (1/5/2020). Karena diduga korban jatuh ke ke kubangan bekas galian C miliknya. Namun sayang, pencarian hingga pukul 20.00 WITA itu kembali tak membuahkan hasil.

Baca Juga:  Polres Tabanan Amankan Dua Tersangka Pengedar Narkoba

Pencarian pun dilanjutkan pagi tadi, Sabtu (2/5/2020). Akhirnya setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan dari Basarnas, BPBD Bali, TNI dan Polri, serta masyarakat setempat, sekitar pukul 09.45 WITA, korban ditemukan di galian C tersebut dalam keadaan meninggal dunia.

Saat ditemukan, posisi korban terikat dengan tali plastik warna biru dengan panjang kurang lebih 3,60 meter di bagian pinggang serta di ujung tali tersebut diikat dengan batu paras. Kemudian jenazah korban dibawa ke rumah korban, sesuai permintaan dari keluarga.

Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu Nyoman Subagia membenarkan penemuan korban tersebut. Dugaan sementara, korban mengikatkan sendiri tali plastik warna biru pada pinggangnya serta ujungnya diikatkan pada batu paras dan korban menenggelamkan dirinya sendiri.

Baca Juga:  Menteri Keuangan Beri Penghargaan untuk Pemkot Denpasar

“Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima secara ikhlas kematian korban karena diduga korban bunuh diri,” singkatnya. (jus/kb)