MIMIH…!!! Hindari Tabrakan, Truk Terguling Timpa Penyengker dan Rumah

Peristiwa Tabanan
Foto: Truk terguling dan menimpa tembok penyengker alias pagar.

TABANAN, Kilasbali.com – Diduga menghindari tabrakan, truk Hino Tronton nopol N 9791 UV yang dikemudikan Khoirul Anam (35), terguling dan menimpa rumah dan penyengker merajan.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Kutuh, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat pada Rabu (10/7/2019).

Dari informasi yang berhasil dihimpun kecelakaan out of control (OC) terjadi Rabu subuh sekitar pukul 03.00 Wita.

Saat itu truk dengan muatan minuman ini datang dari arah Gilimanuk (barat) hendak ke Denpasar (timur).

Setibanya di lokasi kejadian saat melintasi jalan lurus pengemudi truk Anam hendak mendahului sejenis truk tronton yang tidak diketahui identitasnya.

Namun secara bersamaan, datang kendaraan jenis Avansa yang juga identitasnya tidak diketahui. Untuk menghindari tabrakan maut sopir Anam asal Sumber Suko Kecamatan Gempol, Pasuruan banting stir ke kanan sehingga jatuh di bahu jalan sebelah selatan.

Akibat dari kejadian itu penyengker rumah warga milik I Wayan Supanca, 55, mengalami kerusakan sepanjang 2 meter. Bahkan merajan dan atap rumah Supanca juga kena imbas akibat pohon yang ditumbang karena ditindih body truk.

Kapolsek Selemadeg Kompol I Made Budi Astawa mengatakan, kecelakaan terjadi murni OC. Di mana saat sopir hendak menyalip kurang memperhatikan jalan karena dari arah berlawanan datang kendaraan jenis avansa.

“Untuk hindari tabrakan makanya sopir truk banting stir dan truknya terguling ke sebelah selatan jalan,” ujarnya.

Imbasnya tembok penyengker rumah warga mengalami kerusakan sepanjang 2 meter. Tak hanya itu sangah dan atap rumah warga juga kena imbas akibat kayu yang tumbang karena tindihan dari truk. ” Untuk sanggah dan atap rumah warga tidak terlalu banyak kerusakan, yang tembok penyengker 2 meter,” ungkapnya.

Ditambahkan evakuasi truk dilakukan menggunakan derek. Sementara tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. “Truk dievakuasi menggunakan derek, tidak ada korban jiwa,” tandas AKP Budi Astawa. (kb)