Modus Tempel, Polres Tabanan Bekuk Dua Tersangka Narkoba

Kriminal Tabanan
Modus Tempel, Polres Tabanan Bekuk Dua Tersangka Narkoba

TABANAN, Kilasbali.com – Satuan Resnarkoba Polres Tabanan kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba. Dua tersangka, yakni ID alias Indra (43) dan tersangka NP alias Nengah (30) pun diamankan di Jalan Teuku Umar, Banjar Delod Puri, Desa Kediri, Tabanan.

Seizin Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy P.S. Siregar, Kasat Resnarkoba Polres Tabanan AKP I Gede Sudiarna Putra didampingi Kasubbag Humas, Sabtu (18/07/2020), membeberkan tentang penangkapan dua tersangka tersebut.

“Dua tersangka tersebut kita tangkap pada hari Sabtu (11/07/2020) sekitar pukul 21.30 WITA,” ujarnya.

Baca Juga:  Resmikan LPKS Bali Cak Tourism School, Ini Arahan Bupati Eka

Dikatakannya, dalam penggeledahan di depan tersangka Indra, barang bukti ditemukan tepatnya terselip di batang pohon.

Anggotanya kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan 5 paket shabu di dalam pembungkus rokok yang di dalamnya terdapat pembungkus snack.

Di mana berat masing-masing barang haram itu, yakni 0,29 gram bruto atau 0,05 gram netto, 0,36 gram bruto atau 0,12 Gram netto, 0,40 gram bruto atau 0,16 gram netto, 0,31 gram bruto atau 0,07 gram netto, dan 0,33 gram bruto atau 0,09 gram netto.

Baca Juga:  Rahayuni Sosialisasikan Jaya-Wira Lewat Pelatihan Memasang Sanggul Bali Gratis Kepada PKK Bongan Pala

“Anggota kami kemudian menyuruh mengambil shabu tersebut dan ketika ditanya kepada tersangka Indra barang bukti berupa shabu tersebut adalah miliknya,” tuturnya.

Setelah dilaksanakan penggeledahan, lanjut dia, kedua tersangka inipun dibawa ke Polres Tabahan guna proses hukum lebih lanjut.

Selain barang bukti itu, pihaknya juga menyita 2 unit handphone, 2 buah sim card dan 1 unit sepeda motor.

Baca Juga:  Panji-Budi Janjikan Perubahan, Bangun Tabanan Berbasis Budaya dan Pertanian

Dikatakanya, modus operandi tersangka, barang bukti shabu disimpan dalam pembungkus rokok yang di tempel pada sebuah pohon di pinggir jalan.

“Kedua tersangka kami kenakan Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai dengan 12 tahun penjara,” pungkasnya. (jus/kb)