Moscow State University Jajaki Kerjasama Dengan Pemkot Denpasar

Birokrasi Denpasar
Foto: Moscow State University Jajaki Kerjasama Dengan Pemkot Denpasar

DENPASAR, Kilasbali.com – Moscow State University ingin menjalin kerjasama di bidang penelitian limbah pertanian dan peternakan dengan Pemerintah Kota Denpasar.

Hal ini disampaikan General Director Agro Eco Universum Moscow State University, Valeriy Vaynblat saat bertemu Walikota Denpasar IGN Jaya Negara di Kantor Walikota Denpasar Senin (3/5/2021).

Valeriy Vaynblat menyatakan tujuan kunjungan ini sebagai tahap lanjutan dari pihak Moscow State University yang sekaligus sebagai anggota Yayasan Agro Eco Universum (AEU) sebagai unit kegiatan yayasan antara lain budidaya tanaman kesehatan manusia dan kesehatan hewan ternak.

Baca Juga:  Lulusan SD di Denpasar 13.881 Siswa, Kuota SMPN Hanya 4.000-an

Pelaksanaan penelitian proyek dan pengembangan dengan lokus di Kota Denpasar akan melibatkan mahasiswa Unud dengan tujuan memberi edukasi langsung dari sistem teknologi asing kepada mahasiswa lokal dan nantinya menjadi bekal pengalaman untuk mahasiswa.

Lebih lanjut Valeriy Vaynblat mengatakan, AEU tidak saja berfokus terhadap penelitian akademis, namun penelitian yang akan dilakukan dalam skala kecil, hasil penelitian nantinya dapat berupa produk alat dan akan langsung diterapkan di obyek penelitian.

“AEU dalam melaksanakan research nantinya membutuhkan dukungan rekomendasi sumber pendanaan dari Pemerintah Kota Denpasar untuk mereka kerjasamakan dengan pihak-pihak lain,” ungkap Valeriy Vaynblat.

Baca Juga:  Gubernur Bali Harapkan PERDA Nomor 4 Tahun 2019 Menjadi Payung Hukum Bagi Desa Adat Untuk Bisa Memperluas Usaha Desa Adat

Walikota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Asisten III Sekda Kota Denpasar IGN Eddy Mulya, dan Kepala OPD terkait menyampaikan Pemkot Denpasar pada prinsipnya membuka komunikasi, diskusi secara detail serta dukungan rekomendasi diselenggarakannya penelitian oleh Agro Eco Universum dengan sumber pendanaan dari Agro Eco Universum dan dari pihak-pihak lain.

Hanya saja untuk ruang lingkup yang akan dikerjasamakan yang nantinya dapat dilakukan research skala kecil agar dikomunikasikan lebih lanjut dengan Bagian Kerja Sama sebagai fasilitator kerjasama daerah dengan lembaga asing dengan program fasilitasi kerjasama luar negeri.

“Jaringan kerja sama ini merupakan peluang untuk membangkitkan ekonomi Kota Denpasar di masa pandemi,” ungkap Jaya Negara. (rls/*KB).