Nelayan Hilang di Perairan Pengambengan Belum Ditemukan

Jembrana Peristiwa
Foto: Personil SAR Gabungan saat koordinasi dalam upaya mencari korban.

JEMBRANA, Kilasbali.com – Hari kedua, Senin (23/9/2019), pencarian seorang nelayan, Mulyadi (25) yang dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Ketapang Lampu, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara belum membuahkan hasil.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Jembrana, I Ketut Eko Susila Artha Permana mengatakan, di hari kedua ini dilakukan dua kali upaya pencarian.

Menurutnya, personil SAR Gabungan telah melakukan penyisiran di perairan maupun di pantai, namun belum membuahkan hasil. Bahkan kini area penyisiran juga diperluas.

Dikatakannya, pencarian masing-masing menggunakan tiga armada boat dari BPBD Jembrana, Pos Pecarian dan Pertolongan Jembrana dan Satpolair Polres Jembrana serta nelayan setempat.

“Kami nyisir dari Pebuahan ke Arah Barat sampai ke Candikusuma. Terus ke Timur sampai ke Perancak. Dua kali upaya tapi belum diketemukan,” katanya, Senin (23/9/2019).

Ditambahkannya, korban dengan Cciri fisik tinggi sekitar 165 centimeter dan tidak memiliki tanda khusus. “Terakhir melaut memakai baju warna abu-abu lengan panjang, celana pendek warna kuning,” ujarnya.

Sementara itu, orangtua korban, yakni Nur Hadi (42) mengungkapkan bahwa sebelum diketahui hilang di tengah laut, sempat menyampaikan pesan yang janggal kepada neneknya, Zainah (60) yakni akan pergi jauh ketika mendapat arisan.

“Ya sempat bilang keinginan yang ganjil ke neneknya. Kalau dapat arisan mau pergi jauh. Pergi jauh itu mungkin nemui saudaranya di Sulawesi,” ujarnya.

Korban yang menurutnya berkepribadian baik dalam keluarganya juga diakuinya memang sudah handal sebagai nelayan.

Menurutnya, anaknya itu sudah biasa melaut sejak masih duduk di bangku SMP bersama kakek dan pamannya. Terlebih menurutnya saat anaknya bersama pamannya yang beda jukung pergi melaut cuacanya lumayan bagus.

Dikataknnya, pihak keluarga juga sempat mencari tahu permasalahan yang tengah dihadapi oleh anaknya ini. “Untuk masalah pribadi memang sedikit pendiam. Kalau yang lain selalu terbuka. Dari Handphone dicari juga tidak ada masalah dengan teman atau pacarnya,” tuturnya.

Pihaknya mengaku mengiklaskan kepergian korban, dan berharap segera korban bisa ditemukan dalam kondisi apapun.

Pihak keluarga juga telah menghubungi orang pintar. Berdasarkan hasil penerawangan, korban dikatakan masih berada di sekitar lokasi penemuan jukungnya.

“Yang ditemukan di jukungnya hanya topi dan juga syal yang jatuh menyangkut di pancingnya,” tandasnya. (gus/kb)

 

Berita terkait

Seorang Nelayan Hilang di Perairan Pengambengan