Operasi Penegakan Disiplin Prokes, Tim Gabungan Denda 13 Pelanggar

Denpasar Hukum
Operasi Penegakan Disiplin Prokes, Tim Gabungan Denda 13 Pelanggar

DENPASAR, Kilasbali.com – Tim Gabungan Yustisi Kota Denpasar yang terdiri dari Satpol PP, Dishub, TNI, Polri bersama Tim Penegakan Peraturan Daerah Kota Denpasar secara berkelanjutan melaksanakan operasi penertiban disiplin dan penegakan Hukum Protokol Kesehatan. Kali ini, Rabu (23/9/2020) kegiatan dilakukan di Jalan Tukad Pancoran dan Jalan Danau Tamblingan.

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, dalam kegiatan ini pihaknya menemukan 4 orang tanpa masker dan 1 orang menggunakan masker tidak pada tempatnya. Dari 4 orang yang tidak menggunakan masker 2 orang langsung di denda sebesar Rp 100 ribu sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 46 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

Untuk dua orang lagi, pihaknya hanya memberikan pembinaan karena dua orang tersebut merupakan warga negara asing dan masih dibawah umur.

Baca Juga:  Tambahan Positif Covid-19 Kembali Melonjak di Kota Denpasar

“Karena di bawah umur dua orang anak kecil tersebut dan satu orang warga negara asing yang menggunakan masker tidak pada tempatnya hanya diberikan pembinaan. Dengan cara itu kami harapkan mereka tidak ada yang melanggar kembali,” jelas Sayoga.

Menurut Sayoga, pihaknya juga telah melaksankan kegiatan yang sama pada Senin, 21 September berlokasi Jl. WR. Supratman. Dalam kegiatan tersebut ditemukan 10 orang yang melanggar dan langsung didenda di tempat.

Kegiatan yang sama juga berlangsung pada Selasa 22 September berlokasi di Jalan Sudirman tepatnya depan Kantor Pengadilan Negeri Denpasar. Seperti kegiatan sebelumnya, 1 orang pelanggar tersebut juga di denda Rp 100 ribu.

Baca Juga:  Desa Pemecutan Kelod Tertibkan Tiga Pengamen

Sayoga kembali menegaskan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata mencari kesalahan orang, namun untuk mengedukasi masyarakat bahwa mengikuti protokol kesehatan itu sangat penting, sehingga penularan covid 19 dapat dicegah dengan demikian perekonomian bisa kembali normal.(sgt/kb)