Otak Komplotan Pembobol Villa Ditangkap di Lombok Timur

Denpasar Hukum Kriminal
Foto: Komplotan pembobol villa dipamerkan Polda Bali.

DENPASAR, Kilasbali.com – Tim Opsnal Reskrimum Polda Bali yang tergabung dalam Operasi Pekat, berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan. Di mana pelaku yang berhasil ditangkap ini merupakan residivis.

Ke empat pelaku berhasil ditangkap setelah Tim Opsnal Ditreskrimum Polda Bali dipimpin Kanit IV Subdit I Reskrimum Polda Bali Kompol Tri Joko Widiyanto menerima adanya laporan bahwa telah terjadi pencurian yang beralamat di Villa Melati Banjar Sogsogan, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Saat diinterogasi pelaku mengaku melakukan pencurian dibeberapa tempat, diantaranya pada tanggal 2 Maret 2019 pelaku melakukan pencurian di Wilayah Cemagi yaitu Villa Melati dan Villa Tepi Sawah. kemudian pada tanggal 5 mei 2019 pelaku melakukan pencurian di villa Casadenailla Cemagi.

Pada tanggal 09 Mei 2019 pelaku mengaku telah melakukan pencurian di Wilayah Banjar Bebengan Tangeb di rumah milik Made Wilantara dan pada tanggal 11 Mei 2019 pelaku juga melakukan aksinya di rumah milik Made Sartika.

Kompol Tri Joko Widiyanto menjelaskan, dalam menjalankan aksinya ke empat pelaku ini memiliki tugas yang berbeda.

Zainal Abidin berperan sebagai otak komplotan bertugas masuk dan mengambil barang milik korban, Nurudin bertugas menunjukkan lokasi yang akan menjadi sasaran pencurian, Putu Heri Saptrawan bertugas sebagai penyedia kendaraan R4 dan mengantar pelaku ke TKP, kemudian Topan Hariadi bertugas membantu Zainal Abidin saat melakukan pencurian.

Dari tangan pelaku kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 buah HP, 1 buah tas punggung warna hitam, 1 unit mobil, 1 buah lingis, 1 buah pisau dan 1 buah penutup muka.

“Otak komplotan berhasil kami tangkap di rumahnya di Kabupaten Lombok Timur dan lainnya di wilayah Denpasar,” tutup Kompol Tri Joko. (rls/*kb).