Pandemi Covid-19, Tujuhbelasan dan Event Olahraga Ditiadakan

Gianyar Olahraga Pemerintahan
Foto/dok : Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra)

GIANYAR, Kilasbali.com – Sejumlah kegiatan serangkaian semarak HUT Kemerdekaan RI, termasuk event olahraga dipastikan tidak akan diselenggarakan di Kabupaten Gianyar. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Gianyar, Anak Agung Gede Agung, Kamis (16/7/2020).

Menurutnya, saat pandemi Covid-19 ini, ada beberapa kegiatan kepemudaan yang ditunda. Diantaranya, paskibraka, bakti pemuda dan pemuda pelopor, pembinaan/pelatihan pengusaha muda.

Sementara untuk kegiatan keolahragaan yang tertunda, seperti Porjar Provinsi, kegiatan lomba-lomba pada hari-hari besar nasional, peningkatan mutu organisasi keolahragaan, dan juga Car Free Day (CFD).

Baca Juga:  Di Gianyar, Ratusan Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Yustisi

“Paskibraka sudah tidak dilaksanakan, untuk pengibaran bendera merah putih nanti teknisnya minta informasi ke bagian tata pemerintahan, karena terkait dengan kegiatan upacara-upacara nasional leading-nya ada disana” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Gede Agung juga mengimbau, memasuki bulan Agustus mendatang, diharapkan desa-desa agar tidak menggelar lomba layang-layang, guna menghindari kerumunan.

“Ada beberapa desa yang biasanya menggelar lomba layang-layang di bulan Agustus dan Festival Layang-layang Bupati Cup II, nampaknya ditunda penyelenggaraannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Boby dan Eka SID Bersaksi untuk Jerinx

Selain itu perayaan 17 Agustus di desa-desa dan kecamatan juga diharapkan untuk tidak menggelar lomba-lomba yang melibatkan kerumuan masa. Seperti halnya lomba gerak jalan, lomba panjat pinang, tarik tambang dan sejenisnya yang melibatkan banyak orang.

“Nanti akan ada surat imbauan untuk tidak menggelar lomba-lomba yang bersifaf masal, karena ada beberapa desa dan kecamatan yang bisanya menggelar lomba saat 17 Agustusan,” tambahnya. (ina/kb)