PDIP Tabanan Solid Hingga Akar Rumput untuk Memenangkan Jaya-Wira

Politik Tabanan
Foto: Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya dan I Made Edi Wirawan atau paket Jaya-Wira bersama Ketua Tim Pemenangan I Made Urip saat kompak bersatu turun di Kecamatan Tabanan Sabtu (19/9/2020) sore.

TABANAN, Kilasbali.com – Usai Deklarasi di Kecamatan Kerambitan, Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE., MM., dan I Made Edi Wirawan, SE., atau paket Jaya-Wira bergerak turun menggelar deklarasi kemenangan di Kecamatan Tabanan yang dipusatkan di Sekretariat DPC PDIP Tabanan, Sabtu (19/9/2020) sore.

Saat pandemi Covid-19 ini, Jaya-Wira bisa memberi contoh tetap melakukan kegiatan dengan sehat, aman dan tertib sesuai dengan protokol kesehatan dalam kehidupan tatanan era baru. Dihadiri kader partai dari tingkat DPC PDIP Tabanan, hingga Ranting dan Anak Ranting, Bendesa Adat, Perbekel, dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Tabanan, Jaya-Wira kompak bersatu turun langsung bersama Ketua Tim Pemenangan Jaya-Wira, Drs. I Made Urip, M.Si., beserta Wakil Ketua DPD PDIP Bali, I Nyoman Suparta, SH dan Wakil DPC PDIP Tabanan, yang juga Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga, S.Sos serta sejumlah Anggota Fraksi DPRD Tabanan.

Pada kesempatan itu, Ketua PAC PDIP Kecamatan Tabanan, I Wayan Widnyana, S.Sos., alias Regen berharap Pilkada Tabanan berjalan lancar dan aman, sehingga harus terus berkomunikasi dengan baik, sehingga Jaya-Wira bisa menang maksimal di Kabupaten Tabanan.

Regen meminta tidak ada lagi kasak kusuk kader terkait Pilkada Tabanan dan seluruhnya harus tegak lurus bergerak mendukung dan memenangkan Jaya-Wira.

“Sekarang inilah demokrasi di Tabanan, dan jika sudah final semua kader harus tunduk dengan keputusan partai. Ini sebagai bukti kekompakan kader di Tabanan. Apalagi dari Kecamatan Tabanan sekarang akan punya bupati yang juga Ketua DPC PDI Tabanan, sehingga harus disukseskan dan jadi cita-cita bersama. Kami meminta dukungan dan doa restu untuk memenangkan Jaya-Wira,” jelas Anggota DPRD Tabanan ini.

Di sisi lain, Dr. Sanjaya selaku Ketua DPC PDIP Kabupaten Tabanan bersama Made Urip sudah turun gunung untuk kembali meraih kemenangan di Pilkada Tabanan. “Ini sebagai pertanda Jaya-Wira akan menembus ambang batas kemenangan di Pilkada Tabanan,” beber Wakil Bupati Tabanan dua periode ini, seraya menyebutkan bukti kemenangan dari seluruh kader kompak bersatu dan tetap semangat hingga anak ranting mengikuti Pendidikan Politik dan Konsolidasi Internal Partai di Kecamatan Tabanan.

Baca Juga:  Dandim Jembrana: Sebagai Apkowil Harus Mempunyai Kemampuan Yang Handal Dalam Tugas Kewilayahan

“Pendidikan politik dan konsolidasi ini memang selalu disampaikan Pak Made Urip sesuai intruksi DPP PDI Perjuangan. Kegiatan ini mengawali Jaya-Wira setelah diberikan mandat menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, sehingga tanggal 4 September 2020 sudah mendaftar ke KPUD Tabanan,” tandas Dr. Sanjaya, saat konsolidasi yang mendatangkan sejumlah sesepuh partai, diantaranya IGG Putra Wirasana dan I Gusti Ngurah Suryanta Putra alias Sena.

Selain itu dikatakan, PDIP di Tabanan juga tidak pernah kalah siapa pun lawannya. Inilah karakter PDI Perjuangan dan sejarah sudah membuktikan, karena disebutkan kader partai di Tabanan jiwa militansinya berbeda dengan daerah lain.

“Karena itu saya mohon doa restu dan dukungan. Tolong bantu titiang nyerahan rage (saya menyerahkan diri, red), agar diberikan yang terbaik untuk di Kabupaten Tabanan. Titiang juga minta maaf kepada seluruh kader partai dan tokoh-tokoh di Tabanan dan titiang nunas urip,” tandasnya sembari menyadari pendidikan politik dan konsolidasi ini, sangat luar biasa, apalagi di kabupaten lain belum ada yang melakukan kegiatan seperti ini.

“Kita sudah mendapatkan apresiasi, kok bisa PDIP Tabanan sangat solid hingga akar rumput? Ini sebenarnya sebagai harga diri dan diwariskan leluhur sebagai jiwa PDIP selalu berada di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Di samping itu, disebutkan PDIP di Tabanan sudah bisa meraih puncak kejayaan dan sekarang harus dipelihara terus agar tidak dipecah-belah, karena memelihara kemenangan lebih sulit. Apalagi kemenangan ini bukan sebagai euforia, tapi sebagai kemenangan rakyat Tabanan dengan tiga pilar yang kompak bersatu demi kejayaan dan keinginan masyarakat.

Baca Juga:  Ajak Masyarakat Dukung Perubahan, Amerta Blusukan Ke Pasar Satria

“Saya siap ngayah bersama Pak Edi. Itulah harapan keluarga besar PDI Perjuangan dan kita sama-sama berjuang, karena ini adalah kemenangan kolektif atau kemenangan bersama,” tegas Dr. Sanjaya yang mengatakan seperti Pileg 2020 lalu, semua anggota fraksi diborong oleh PDI Perjuangan, karena dari 10 kursi bisa direbut 7 kursi.

Apalagi dengan kompak bersatu bisa sapu bersih semua kursi di Pileg mendatang. Keberhasilan itu, sebagai catatan sejarah bisa merebut 7 kursi di Kecamatan Tabanan, sebagai jumlah pemilih terbanyak kedua setelah Kediri.

“Sekarang inilah pertarungan final, karena bupati berasal dari Tabanan dan wakilnya dari Kediri. Sekarang peta politik di Tabanan juga sudah dapat amunisi tambahan dari Partai Gerindra. Selain itu juga PKB dan PBB serta NU rekomendasinya mendukung Jaya-Wira, sehingga akan mendokrak kemenangan. Nah sekaranglah kader harus bergerak dan berjuang terus dengan solid dan kompak bersatu untuk memenangkan Jaya-Wira,” tutupnya.

Sementara itu, Made Urip selaku Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode yang kali ini membidangi pertanian dan lingkungan hidup ini, menegaskan sudah melakukan persiapan memasuki Pilkada 2020 sehingga telah melaksanakan tugas kepartai untuk mempersiapan proses 271 Pilkada di seluruh Indonesia, termasuk Pilkada Tabanan di Bali.

“DPP telah memberikan rekomendasi dengan menggodok cukup lama. Jadi selama proses demokrasi ada yang pro atau dukung ini dan itu adalah hal yang wajar dan PDIP sudah berpengalaman,” jelasnya.

Anggota DPR RI lima kali periode ini, juga mengakui dari proses perjalanan Pilkada sangat optimis di Kecamatan Tabanan akan mampu menoreh kemenangan, karena ada kader yang dicalonkan menjadi bupati. Karena itu tidak ada pilihan lain lagi dan Jaya-Wira harus dimenangkan, karena Dr. Sanjaya sebagai kader yang berprestasi dan wajib diberikan penghargaan.

Baca Juga:  Rampung Dicetak, KPU Tabanan Distribusikan Salinan DPT ke PPS

“Pak Edi juga pernah jadi anak ranting, ranting hingga pengurus DPC dan menjadi anggota DPRD Tabanan dari Kecamatan Kediri dengan suara terbanyak, juga harus diberikan penghargaan. Maka itu pemetaan di Tabanan harus dilakukan dan menjadi tugas Ketua PAC PDIP Tabanan dengan lima anggota fraksinya harus menggarap pembagian wilayah dengan suara minimal hingga di atas 80 persen,” bebernya sekaligus meminta agar ada pembagian wilayah yang jelas, sehingga kemenangan bisa di atas 80 persen lebih.

“Sanggup gak? Saya akan catat petugas partai yang di bawah 80 persen, karena sistem Pemilu serentak di seluruh tanah air tahun 2024 bisa berubah dari sistem terbuka menjadi tertutup,” tambah Made Urip.

Wakil Rakyat Sejuta Traktor ini, juga memaparkan sukses stori kemenangan di Pilkada 9 Desember 2020, akan menjadi modal kemenangan di Pemilu serentak tahun 2024. Karena itu, seluruh kader partai di semua tingkatan harus diberikan pendidikan politik dan melakukan konsolidasi internal partai secara intensif sampai ke pelosok desa untuk memenangkan Jaya-Wira.

“Jika kita solid, maka 50 persen plus satu sudah jadi modal kemenangan. Jadi jangan berpikir dari sekarang akan jadi apa? Karena tahun 2024 masih jauh dan itu ada waktunya dan ada proses. Jadi kalau bercita-cita saja ingin jadi apa boleh saja. Di sisi lain, waktu hanya 3 bulan ini tidak akan terasa, apalagi sekarang karena Covid-19 tidak bisa melakukan simakrama ke banjar-banjar,” sorot Made Urip, seraya terus mengajak kader harus solid, bersatu, dan bergotong royong untuk memenangkan Jaya-Wira.

“Kader harus tunduk, taat, patuh, dan tegak lurus untuk mengamankan kebijakan partai ini,” pungkasnya mengakhiri safari politik Jaya-Wira di 10 kecamatan di Tabanan yang dimulai dari Pupuan pada Jumat (11/9/2020), hingga berakhir di Kecamatan Tabanan, Sabtu (19/9/2020). (tim/kb)