Pegawai Industri Jasa Keuangan Lakukan Vaksinasi di Kantor OJK Bali

Denpasar
Pegawai Industri Jasa Keuangan Lakukan Vaksinasi di Kantor OJK Bali

DENPASAR, Kilasbali.com – Seluruh pegawai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara serta pegawai industri jasa keuangan anggota Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Provinsi Bali mengikuti vaksinasi Covid-19, Kamis (25/3/2021) di Kantor OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Jalan Wr. Supratman No. 1, Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut hadir Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa

Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan salah satu hal terpenting yang harus dimaksimalkan seluruh pemangku kepentingan di Bali saat ini adalah dengan melakukan percepatan vaksinasi Covid-19. “Itulah sebabnya kita tengah berupaya agar alokasi vaksinasi ini dimaksimalkan di Provinsi Bali,” ucap Wayan Koster.

Baca Juga:  MyRepublic Resmi Perluas Layanan Internet Tanpa Batas Hingga ke Bali

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut baik pelaksanaan vaksinasi kepada seluruh pegawai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara serta pegawai industri jasa keuangan anggota Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Provinsi Bali.

“Tentu pelaksanaan vaksinasi ini sebagai bentuk komitmen untuk membantu pemerintah dalam upaya memaksimalkan vaksinasi di sektor- sektor strategis seperti pariwisata dan pelayanan publik,” ujar Arya Wibawa

Sementara Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Giri Tribroto mengatakan pelayanan publik di industri jasa keuangan Kantor OJK Regional 8 Bali Nusra dan FKLJK Bali hari ini pada 25 Maret dilanjutkan pada 29 Maret mengadakan vaksinasi kepada seluruh pegawai dan pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga:  Penertiban Prokes PPKM, Tim Yustisi Jaring 4 Pelanggar di Lapangan Puputan Badung

“Hal ini untuk membantu pemerintah dalam mempercepat vaksinasi di masyarakat. Pelaksanaan vaksinasi ini semoga juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk mulai meningkatkan mobilitasnya demi kembali bergeliatnya perekonomian. Adapun Dosis vaksin yang diberikan adalah 2.000 vaksin tahap pertama untuk 1.000 orang yang dibagi pada 25 Maret serta 29 Maret mendatang,” ungkapnya.(sgt/kb)