Pegawai Terpapar Covid-19, Perkantoran Pemkab Gianyar Ditutup

Gianyar News Update
Foto : Kantor Diskominfo Gianyar ditutup karena stafnya positif Covid-19.

GIANYAR, Kilasbali.com – Setelah klaster tenaga kesehatan (Nakes) hingga sejumlah pelayanan kesehatan (yankes) ditutup, Covid-19 kini merambah klasrter perkantor di Pemkab Gianyar. Akibatnya, sejumlah perkantoran pun terpaksa ditutup dan ada pula hanya beberapa unit atau bidang yang ditutup. Kondisi inipun meresahkan kalangan ASN lainnya di lingkungan Pemkab Gianyar, terlebih menjelang perayaan Hari Raya Galungan.

Salah satu  Perkantoran yang mulai hari Selasa (8/9/2020) terlihat lenggang adalah Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Gianyar. Di Kantor ini, sebelumnya tidak selalu ramai dan padat aktivitas, kini hanya terlihat satu dua pegawai yang ngantor lantaran diberikan tugas untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Setiap ruangan kantor semuanya tutup, kecuali ruangan Sekdis Kominfo, Made Daging.

Penutupan aktivitas kantor ini terpaksa dilakukan karena seorang tenaga harian lepas (THL) dinyatakan positif Covid-19. Semua staf, kecuali Sekdis saat ini tengah dirumahkan, melakukan isolasi mandiri. Penutupan ini baru dailaksankan mulai hari Selasa.

Baca Juga:  Tingkatkan Disiplin, Kasus Meninggal Capai 179 Jiwa

Sementara pegawai yang diliburkan justru megaku gundah gulana, karena khawatir ikut terpapar bersama keluarganya di rumah. “Staf yang diliburkan, bukannya senang pak, malah merasa was-was. Terlebih menjelang hari raya, mereka khawatir aktivitasnya di rumah  terbatasi karena situasi ini,” ungkap  seorang pegawai yang ditugaskan ngantor.

Sekdis Diskominfo, I Made Daging saat dimintai konfirmasi di ruangannya, memilih tutup mulut dengan dalih tidak berhak memberikan keterangan. Meski pejabat ini sbeluamnya sangat familiar, dihadapan wartawan tiba-tiba diam, dan  tidak mau memberikan keterangan sediktpun. Hanya saja, sorot matanya terlihat ada rasa was-was.

Tidak hanya di Kantor Dinas Kominfo, sejumlah kantor pemerintahan di lingkungan Pemkab Gianyar lainnya juga ditutup karena pegawainya positif Covid-19. Namun karena kantornya terpisah-pisah, hanya beberapa bidang yang ditutup. Sepertai, BPKAD Gianyar yang ditutup adalah di kantor bidang keuangan selama sepekan, karena itu pelayananan keuangan baru akan berjalan setelah Galungan. Hal yang sama juga terjadi Kantor Beppeda Gianyar.

Baca Juga:  Sidak Masker di Lapangan Renon, 3 Orang Kena Denda

Secara terpisah, Bupati Gianyar, Made Mahayastra membenarkan Kantor Diskominfo Gianyar ditutup karena ada pegawai positif. Kata dia, pegawai yang berstatus THL ini merupakan anak dari Sekda Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya. “Ya, anak Sekda yang jadi THL positif di sana, karena itu kantornya tutup,” ujarnya.

Terkait apakah kantor ini akan tutup selama dua pekan, Mahayastra menegaskan kantor tersebut tidak akan tutup sampai waktu lama. “Buat apa lama-lama, pelayanan tidak boleh terganggu sehingga secepatnya akan dibuka. Tentunya sebelumnya kami akan  melakukan sterilisasi dan pengecekan pegawai,” terangnya.

Sekda Gianyar, Made Wisnu Wijaya mengakui, penambahan-penambahan klaster perkantor dan rumah sakit terus mengalami peningkatakan. Pihaknya pun mengatakan cara satu-satunya yang bisa dilakukan adalah mensterilissasi kantor dan meminta masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan. “Di luar itu, tidak ada opsi lain karena musuh yang tengah dihadapi tidak terlihat,” pungkasnya. (ina/kb)