Pelanggar Prokes Masih Terjadi, Tim Yustisi Denpasar Lagi Jaring 15 Pelanggar

Denpasar
Pelanggar Prokes Masih Terjadi, Tim Yustisi Denpasar Lagi Jaring 15 Pelanggar

DENPASAR, Kilasbali.com – Sampai saat ini pelanggaran protokol kesehatan masih terjadi. Seperti hari ini, Kamis (22/4/2021) Tim Yustisi Kota Denpasar yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP kembali menjaring 15 orang pelanggar protokol kesehatan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Jalan Pulau Saelus Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan.

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan dari 15 orang pelanggar tersebut, 8 orang diberikan sanksi denda administratif sebesar Rp 100.000 karena tidak menggunakan masker, dan 7 orang diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak benar.

Dewa Sayoga mengaku kali ini pihaknya juga memberikan sanksi kepada pelanggar dengan push up, dan harus menandatangani surat pernyataan tidak melanggar kembali.

Baca Juga:  Kodim Badung Komit Wujudkan WBK dan WBBM

“Sanksi itu diberikan supaya di kemudian hari orang tersebut kembali ditemukan melanggar maka mereka siap menerima tindakan lebih tegas,” ungkapnya.

Menurut Sayoga, setiap harinya masih saja ditemukan orang yang melanggar padahal pihaknya setiap hari telah memberikan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat.

“Untuk kebaikan kita semua, kami mengimbau kepada masyarakat agar mentaati protokol kesehatan dengan menerapkan 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Disabilitas Denpasar Ikuti Vaksinasi Covid-19, Arya Wibawa Ajak Terapkan Prokes

Untuk itu, pihaknya menegaskan agar masyarakat sadar akan pentingnya mentaati protokol kesehatan. Sebab dengan semua mentaati protokol kesehatan maka mata rantai covid-19 bisa segera diputus, sehingga perekonomian bisa kembali normal.(kb/rls)