Pelantikan DPRD Jembrana Bakal Gunakan Busana Adat

Jembrana Politik
Foto: Sekretaris DPRD Kabupaten Jembrana, I Made Sudantra

JEMBRANA, Kilasbali.com – Sekretariat DPRD Jembrana memastikan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Jembrana yang akan dilantik wajib menggunakan busana adat saat pelantikan sesuai dengan imbauan Gubenur Bali, I Wayan Koster.

Sekretaris DPRD Kabupaten Jembrana, I Made Sudantra mengatakan, pelaksanaan pelantikan akan berlangsung dalam Sidang Paripurna Istimewa Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Jembrana periode 2019-2014 pada Selasa 13A gustus 2019.

Menurutnya, seluruh Calon Anggota DPRD Kabupaten Jembrana terpilih baik incumbent maupun newcomer telah lebih awal menerima sejumlah pakaian seragam dewan seperti Pakaian Sipil Lengkap (PSL), Pakaian Seragam Resmi (PSR) dsn Pakaian Dinas Harian (PDH) lengkap. “Hak-haknya semua sudah dibagikan,” ujarnya, Rabu (7/8/2019).

Pihaknya pun memastikan acara pelantikan Anggota DPRD memakai busana adat Bali. Busana adat Bali menurutnya tidak hanya bagi anggota dewan yang dilantik saja, namun juga bagi anggota dewan lama termasuk undangan. Kecuali Kapolres Jembrana dan Dandim Jembara yang menggunakan pakaian termasuk Ketua Pengadilan Negeri yang akan mengambil sumpah dewan menggunakan pakaian kebesaran (toga).

“Kalau di Jembrana tidak ada masalah. Karena himbauan Gubernur Bali itu kami sudah antisipasi dengan membuat tatib (Tata tertib) No 1 tahun 2019,” jelasnya. (gus/kb)