Pemkot Denpasar Kembangkan Kerjasama dengan Universitas Camridge Jakarta

Denpasar Pendidikan
Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa, saat zoom meeting dengan Cambrige Assement English, Kamis (20/5/2021) di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang

DENPASAR, Kilasbali.com – Peningkatan kualitas pendidikan menjadi tantangan bagi dunia pendidikan di Bali, khususnya Kota Denpasar. Salah satunya dapat dilaksanakan dengan peningkatan kualitas penguasaan bahasa Inggris.

“Berkembangnya Kota Denpasar sebagai pusat pendidikan juga diharapkan mampu memberikan peluang kepada seluruh masyarakat untuk menguasai bahasa asing sebagai sarana pengembangan industri kreatif dan menjadi motor penggerak perekonomian,” kata Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa, saat zoom meeting dengan Cambrige Assement English, Kamis (20/5/2021) di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang.

Dikatakan Arya Wibawa, hampir sebagian besar masyarakat dunia menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi, sehingga diharapkan guru dapat meningkatkan kompetensi dan skill dalam melaksanakan proses belajar mengajar.

Baca Juga:  Kadin Indonesia Diminta Pindahkan Agenda Munas dari Kota Kendari

“Kami sangat berharap melalui program English for Teacher yang telah didukung penuh oleh Kedutaan Besar Inggris Raya di Jakarta, dan kerjasama terjalin antara Pemkot Denpasar dengan Cambridge University, merupakan program inovasi Denpasar To the World untuk berbagi informasi mengenai pelajaran bahasa Inggris, dan tata cara mengajar dengan penuh enjoy dan happy yang tentu saja untuk meningkatkan kualitas pendidikan, serta peningkatan daya saing Pendidikan di era Revolusi Industri 4.0,” ujarnya.

Kedepannya, lanjut dia, bentuk-bentuk kegiatan seperti happy learning in English juga dapat menyasar para ASN di Kota Denpasar, perangkat desa, serta UMKM Kota Denpasar. Apalagi di pandemi Covid-19, banyak hal yang harus mengubah pola hidup, pola pikir dan pola pendidikan lebih kepada sistem online dan terjangkau luas.

“Bahasa Inggris sangat penting untuk ASN dan UMKM. Karena dengan menguasai bahasa Inggris, tentunya UMKM bisa mengembangkan dan memasarkan produknya dengan jangkauan yang lebih luas,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Alam Selam

Sementara Reg Director ASEAN Australisia Japan Korea Cambridge University, Liem Chieng Pier mengatakan Pemerintah Kota Denpasar telah melaksanakan MoU dengan Cambridge University Press Indonesia, pada Februari 2020, sebagai peninglkatan SDM di Kota Denpasar pada program English For Teacher.

“25 guru ASN yang lolos telah menerima sertifikasi dari Cambridge University dengan program ini, maka akan meningkatnya pola pengajaran bahasa Inggris di tingkat SD dan SMP pada guru-guru,” terangnya.

Liem Chieng Pier juga mengapresiasi program yang telah terlaksana ini. Menurutnya, Kota Denpasar merupakan gerbang Internasional, sehingga semua orang perlu berbahasa Inggris.

Baca Juga:  Herd Immunity di Sanur Terpenuhi, Work From Sanur Siap Dukung Pemulihan Pariwisata Bali

“Kami harapkan kedepan agar program ini dapat kembali berjalan dengan menyasar UMKM, ASN di pelayanan publik termasuk juga para aparatur desa/kelurahan,” tandasnya. (kb/rls)