Pemkot Gelar Pameran Terracotta, Gairahkan Sektor Ekonomi Kreatif

Ceremonial Denpasar Seni Budaya Sosial
Pemkot Gelar Pameran Terracotta, Gairahkan Sektor Ekonomi Kreatif

DENPASAR, Kilasbali.com – Pemkot Denpasar bekerjasama dengan Bekraf Kota Denpasar dan Komunitas Wajah Wanita Gerabah  menggelar Pameran Terraccota dan Gerabah se-Bali yang dibuka Ketua Harian Bekraf Kota Denpasar, I Putu Yuliarta dengan Protokol Kesehatan yang ketat di Dharmanegara Alaya Denpasar, Jumat (19/2/2021).

Ketua Harian Bekraf Kota Denpasar, I Putu Yuliarta didampingi Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekraf, I Wayan Hendaryana mengatakan mewabahnya pandemi Covid-19 saat ini memberikan dampak pada meningkatnya permintaan gerabah.

“Dahulu kita mengenal gerabah sebagai sebuah karya untuk aktifitas yang bersifat tradisi dan itu-itu saja, namun sekarang ide kreatif muncul dengan sajian baru, dimana gerabah menjadi sebuah karya kekinian yang memberikan estetika yang khas,” jelasnya.

Baca Juga:  Update Covid-19 Kota Denpasar, Kasus Positif Bertambah 135 Orang, Sembuh 96 Orang dan 2 Pasien Meninggal Dunia

Hendar mengatakan tak jarang masyarakat turut memanfaatkan gerabah sebagai media tanam dalam ruangan. Selain itu, bentuknya yang artistik juga dimanfaatkan sebagai wadah untuk memelihara ikan mas koki.

“Banyak lah manfaatnya, dan saat ini gerabah mulai menunjukan pasar yang potensial, sehingga melalui pameran ini diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap pengembangan industri kreatif gerabah, khususnya di Kota Denpasar,” terangnya.

Sementara Ketua Panitia Gegel Gargendra mengatakan proses pembuatan gerabah memerlukan waktu yang cukup panjang. Dari proses pemilihan dan pengambilan bahan, pengolahan, pembentukan, penjemuran, pembakaran dan finishing dengan bahan dasar tanah liat.

Baca Juga:  10 Staf Humas dan Protokol Ikut Pelatihan Jurnalistik

“Proses yang cukup panjang ini, memerlukan ketekunan, ketelitian dan kemahiran dalam setiap tahap proses pengerjaannya,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan pengambilan tema “Pertiwi” terinspirasi dari salah satu unsur Panca Maha Bhuta sebagai lima unsur utama yang menyusun alam semesta ini. Pameran kali ini digelar dari tanggal 19 sampai 21 Februari 2021.(sgt/kb)