“Perang Covid”, Ketua DPRD Dukung Strategi Khusus Bupati

Gianyar News Update
Foto: Ketua DPRD Gianyar, Wayan Tagel Winarta

GIANYAR, Kilasbali.com – Dalam menekan laju data positif Covid-19 ini diperlukan sinergi bersama. Tidak hanya pemerintah, namun semua stekholder harus bergotong royong.

Karena itu, Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tegel Winarta mendukung penuh langkah Bupati Gianyar, Made Mahayatra dalam perang melawan Covid-19.

Tagel Winarta menegaskan bahwa DPRD Gianyar mendukung penuh strategi khusus yang diterapkan bupati dengan harapan kawasan di Gianyar utamanya daerah pariwisata agar menjadi zona hijau bebas Covid-19 secepatnya.

Menurutnya langkah yang dilakukan Bupati sangat tepat. Mengingat keuangan kabupaten sangat susah.

Baca Juga:  Pandemi Covid-19, Persaingan Calon Polisi Makin Ketat

“Tidak pelaku pariwisata sangat terdampak, kita pun tidak ingin pemerintah bangkrut, maka bersama-sama bergerak secepatnya pulihkan Gianyar menjadi zona hijau,” ajaknya.

Ia juga mengajak semua fraksi di DPRD Gianyar untuk mendukung langkah bupati ini. Karena ini sangat positif, untuk memperbaikan ekonomi.

Kepada fraksi diharapkan untuk ikut mensosialisaiskan programnya bupati untuk percepatan pemulihan ekonomi. Dengan catatan ketika turun ke masyarakat jangan lupakan prokes.

Diakuinya ia sangat setuju apa yang disampaikan Bupati Gianyar terkait perang melawan Covid-19.

“Sangat sejalan sekali, kita tidak hanya perang kesehatan tapi juga perang wacana, sebab dilapangan kita tau sendiri situasi Covid-19 seperti apa, silahkan nilai dilapangan,” ujar Tagel.

Baca Juga:  Ganggu Ketertiban Umum, Satpol PP Denpasar Amankan Pengamen

Sebelumnya, Bupati Gianyar telah memaparkan strategi yang dijalankan untuk menurunkan angka terkonfirmasi positif di Kabupaten Gianyar dihadapan mentri kesehatan, Menteri Pariwisata dan Gubernur Bali.

Sebab dalam beberapa pekan ini Gianyar dinilai berhasil menurunkan angkan terkonfirmasi positif Covid-19.

Gianyar yang awalnya selalu menempati zona merah, kini tidak ada lagi desa zona merah.

Baca Juga:  Pembukaan Pariwisata Ubud Setelah Vaksinasi Kedua

Rinciannya, sebanyak 17 desa/kelurahan zona hijau, 47 zona kuning dan 6 desa berada dalam zona orange. Persentase kesembuhan 90 persen, penularan yang paling kecil.

“Saya berharap data terkait zona ini jika bertahan dua minggu atau setelah Nyepi, saya akan buka pendidikan tatap muka, saya juga akan ambil keputusan pemulihan ekonomi yang saat ini sulit dilakukan,” tandas Bupati Mahayastra, beberapa waktu lalu. (ina/kb)