Peringatan HUT Ke-48 PDIP di Tabanan Kedepankan Prokes

Ceremonial Politik Tabanan
HUT Ke-48 PDIP di DPC PDIP Kabupaten Tabanan

TABANAN, Kilasbali.com – HUT Ke-48 PDIP di DPC PDIP Kabupaten Tabanan diperingati dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes), Minggu (10/1/2020).

Mengingat, kabupaten dengan julukan Lumbung Beras Bali ini masuk ke dalam katagori zona merah.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPC PDIP Kabupaten Tabanan, I Komang Gede Sanjata di Sekretariat DPC PDIP Tabanan.

“Tabanan ini masuk zona merah. Jadi kita hati-hati sekali. Tabanan juga ada Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) ini, sehingga harapan saya betul-betul ditaati dengan disiplin dengan 3M, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak,” ungkapnya.

Sanjaya juga mengungkapkan, dalam HUT ini sesuai dengan arahan DPP, di DPC Tabanan juga membuat tumpeng sebanyak 48 buah.

“Tumpeng ini dibagikan ke seluruh elemen masyarakat. Seperti forum majelis, perbekel, tokoh masyarakat, karang taruna, serta semua yang tumpeng yang berjumlah 48 kita bagikan dan antarkan ke rumahnya,” bebernya.

Baca Juga:  Kunjungi Teba Majalangu, Antari Jaya Negara Harap Jadi Sarana Edukasi dan Rekreasi di Tengah Kota

Menurutnya, langkah ini untuk menjaga protokol kesehatan di tengah situasi dan kondisi pandemi Covid-19 ini.

“Jadi kemeriahan ini, tetap dilandasi protokol kesehatan. Sehingga kami tidak mengundang masyarakat. Namun, kami mengantar tumpeng ini ke tengah-tengah masyarakat dan kami bagikan. Minimal dalam satu kelompok masyarakat 10 sampai dengan 25 orang, dilanjut foto bersama dan hasilnya kami kirim ke pusat sebagai bukti bahwa kami sudah melakukan amanah,” ujarnya.

Sanjaya menambahkan, sesuai dengan tema HUT ‘Berkepribadian dalam Bidang Kebudayaan’, maka di Tabanan yang juga memiliki kepribadian dengan kearifan lokal, itulah yang akan dijalankan dalam HUT tahun ini.

Baca Juga:  Sebanyak 14 Orang Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Dinyatakan Sembuh

“HUT ini juga dirangkai dengan Bulan Bung Karno pada bulan Juni mendatang. Jadi rangakaian HUT ini dilakukan hingga 1 Juli yang juga bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila,” tandasnya.

Dia melanjutkan, banyak kegiatan dalam rangkaian HUT ini. Mulai dari cerdas cermat berbahasa Bali, berbusana adat Bali yang baik dan benar, lomba pidato, lomba mendesain kain endek, lomba mewarnai foto Bung Karno, serta lomba lainnya.

Baca Juga:  Update Covid-19 di Kota Denpasar, Pasien Sembuh Bertambah 43 Orang

“Linier dari provinsi hingga sembilan kabupaten/kota se-Bali melakukan berbagai kegiatan. Dan pas pada puncaknya pada 1 Juni 2021 kami akan berikan hadiahnya kepada para pemenang lomba. Nanti juga ada kuliner khas kita yang akan dilombakan,” ujarnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa kegiatan lomba juga digelar hibryd, yakni secara offline dan juga online. Mengingat situasi dan kondisi di tengah pandemi Covid-19, sehingga protokol kesehatan menjadi hal wajib untuk dilakukan. (kas/kb)