Pilkel Serentak di Tabanan, Wabup Sanjaya: Kalah Menang Hal Biasa

Politik Tabanan
Foto: Wabup Sanjaya saat menggunakan hak pilihnya di TPS 06, Banjar Manu Smrti Dauh Pala-Pengabetan, Desa Dauh Peken, Tabanan, dalam Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak yang digelar Kabupaten Tabanan, Sabtu (26/10/2019).

TABANAN, Kilasbali.com – Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menggunakan hak pilihnya di TPS 06, Banjar Manu Smrti Dauh Pala-Pengabetan, Desa Dauh Peken, Tabanan, dalam Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak yang digelar Kabupaten Tabanan, Sabtu (26/10/2019).

Meski agenda kegiatan orang nomer dua di Tabanan saat itu terbilang cukup padat, namun tetap berpartisipasi menggunakan hak pilihnya.

Tiba sekitar pukul 12.15 wita di Balai Banjar Manu Smrtti Dauh Pala-Pengabetan, Wabup yang akrab disapa Sanjaya tersebut langsung melaksanakan proses pemilihan dipandu oleh petugas setempat.

Usai menggunakan hak pilihnya, Wabup Sanjaya mengatakan, sesuai amanah Undang-Undang, di Kabupaten Tabanan melalui DPMD melaksanakan Pilkel Serentak di Kabupaten Tabanan 26 Oktober 2019 ini. Kurang lebih dikatakan Sanjaya 98 orang Calon Perbekel yang berpartisipasi dalam Pilkel kali ini.

Dijelaskannya bahwa ini merupakan cerminan demokrasi di tingkat paling bawah di Pemerintahan.

Siapapun yang menang ataupun kalah nantinya, Sanjaya berpesan agar saling rangkul dan selalu bergandengan tangan menjalankan harapan dan keinginan rakyat serta mampu menterjemahkan visi misi Kabupaten Tabanan, yakni menuju Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi (Tabanan Serasi).

“Pilkel ini adalah sebuah demokrasi. Apa yang menjadi harapan dan keinginan rakyat di Desa nantinya harus betul-betul mejadi amanah bagi para Perbekel terpilih nantinya. Disamping itu juga mampu melanjutkan pembangunan-pembangunan sebelumnya sesuai dengan visi misi Pemkab Tabanan, yaitu Tabanan Serasi,” ungkapnya.

Selain itu, Wabup Sanjaya menjelaskan bukan hanya menterjemahkan visi misi Pemkab saja, melainkan seorang Perbekel atau Kepala Desa terpilih nantinya harus mampu mewujudkan visi misi Nangun Sat Kertih Loka Bali yang dicanangkan oleh Gubernur Bali dan Program Nawa Cita yang didengung-dengungkan oleh Presiden RI.

“Seorang Kepala Desa juga harus bisa menterjemahkan pembangunan Nangun Sat Kertih Loka Bali yang merupakan visi misi Bapak Gubernur. Begitupun juga bisa menjalankan visi misi Bapak Presiden dalam rangka program Nawa Cita-nya. Jadi visi misi linier ini dari Presiden, Gubernur dan Bupati bisa diterjemahkan di tingkat Desa,” imbuh Sanjaya.

Wabup Sanjaya menambahkan, pada intinya, jika Desa di seluruh Kabupaten Tabanan mampu menterjemahkan dan menselaraskan semua program tersebut, niscaya desa akan maju.

Sanjaya pun berharap agar Pilkel Serentak di Kabupaten Tabanan ini berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan perpecahan di masyarakat.

“Mudah-mudahan Pilkel yang ada di Tabanan ini berjalan dengan baik. Ini adalah sejarah dan pertama kalinya diadakan Pilkel Serentak di Tabanan. Semoga tidak ada persoalan, kalah menang adalah hal yang biasa,” pungkasnya. (KB)