Polisi Bubarkan Tajen, Bebotoh Kabur

Gianyar Hukum Peristiwa
Foto: Polsek Blahbatuh saat mendatangi kegiatan tajen di areal Pura Musen, Banjar Blangsinga, Desa Saba, Blahbatuh.

GIANYAR, Kilasbali.com – Kendatipun ada larangan tajen di tengah Covid-19, namun bebotoh di Gianyar nekat menggelar judi tajen di areal Pura Musen, Blangsinga, Desa Saba, Blahbatuh.

Polisi pun gerah lantaran menerima informasi dari masyarakat  dan langsung melakukan pembubaran. Melihat kedatangan petugas, puluhan bebotoh pun langsung kabur dan sejumlah ayam aduan ditinggalkan.

Dalam pemburan judi tajen ini, tidak ada pihak yang diamankan oleh pihak kepolisian.

Baca Juga:  Libatkan Swasta, Pemkot Sosialisasikan Prokes Bersama PKK di Dauh Puri Kaja

Sementara dari pihak panitia, disebutkan jika tajen ini serangkaian upacara. Hanya saja, pihak panitia  tidak menyangka jika  bebotoh banyak yang datang, lantaran aus hiburan.

Kapolsek Blahbatuh, AKP Yoga Widyatmoko mengatakan, dari laporan yang diterimanya, ternyata tajen tersebut telah berlangsung sejak beberapa hari.

Menurutnya, ketika mendapatkan informasi adanya kegiatan sabung ayam di areal Pura Musen, ia langsung mendatangi lokasi tersebut.

Baca Juga:  Boby dan Eka SID Bersaksi untuk Jerinx

Namun saat tiba di lokasi, ia hanya mendapatkan arena sabung ayam, serta para pedagang serta beberapa ekor ayam yang ditingglkan pemiliknya.

Sementara para bebotoh sudah kabur ke rumah-rumah penduduk.

Berdasarkan keterangan pihak panitia, sebutnya, kegiatan itu diselenggarakan serangkaian tabuh rah. Dan, mereka mengaku tidak menyangka yang datang relatif banyak.

Pihaknya pun telah memperingati pihak penyelenggara supaya tidak melakukan kegiatan pengumpulan orang banyak.

Baca Juga:  Listrik Byarpet, Warga dan Penghobi Koi Resah

“Pihak penyelenggara menyebutkan jika kegiatan itu serangkaian piodalan. Sudah kami bubarkan  dan meminta masyarakat agar tidak lagi mengadakan kegiatan apapun yang mengumpulkan banyak orang,” pungkasnya. (ina/kb)