Polisi Ringkus Pengedar Uang Palsu

Jembrana Kriminal
Polisi Ringkus Pengedar Uang Palsu

JEMBRANA, Kilasbali.com – Polres Jembrana meringkus pelaku pengedar uang palsu di wilayah hukumnya. Pelaku, AW, Laki, Hindu, 29, asal Banyuwangi akhirnya diringkus polisi setelah aksinya membeli handphone dengan uang palsu dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa mengatakan, kasus perkara tindak pidana ini berdasarkan tiga LP (Laporan Polisi) karena masing-masing TKP berbeda.

Disebutkan, kejadian yang pertama terjadi pada tanggal 8 Agustus 2021 di Satria, Pendem, Jembrana, kemudian kejadian yang kedua terjadi pada tanggal 10 Agustus 2021 di GOR Desa Baluk, Negara, dan kejadian yang ketiga terjadi pada tanggal 15 Juni 2021 di Lapangan Umum Negara, Banjar Tengah, Negara.

Baca Juga:  Resahkan Peternak Bebek, Pemuda Ini Diringkus Polisi

“Barang bukti yang diamankan berupa 51 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp. 50.000, 4 buah handphone, dan 1 unit sepeda motor Honda Genio beserta STNK,” katanya, Senin (23/8/2021).

Dijelaskan, kronologis kejadian yakni pelaku menggunakan uang paslu tersebut untuk membeli sebuah handphone di tiga tempat dan waktu yang berbeda, kemudian handphone tersebut dijual kembali.

“Uang tersebut dibeli oleh terlapor secara online dengan harga 3 : 1, sebagai contoh misalnya pecahan uang Rp 1.500.000,- dia membeli seharga Rp 500.00,” jelas Kapolres.

Baca Juga:  Tak Hanya Pengelepan Mobil, Ternyata Pelaku Ini Sindikat Pemalsu Dokumen

Adapun ancaman pasal yang dikenakan yaitu pasal 26 ayat (2) dan (3) Yo. pasal 36 ayat (2) dan (3) UURI No. 7 Tahun 2011 tentang mata uang Yo. Pasal 65 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama 10tahun dan pidana denda paling banyak Rp 10.000.000.000. (gus/kb)