Positif Covid-19 di Bali Tambah 12 Orang, Komulatif 75 Orang

Denpasar
Foto: Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus 2019 atau Covid-19 di Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

DENPASAR, Kilasbali.com – Kasus Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Bali kembali bertambah. Hari ini, Jumat (10/4/2020), kasus ini bertambah sebanyak 12 orang WNI, sehingga komulatif positif Covid-19 mencapai 75 orang. Sedangkan untuk pasien sembuh sebanyak 19 orang dan meninggal dunia, tetap dua orang.

“Jumlah pasien positif dalam perawatan sebanyak 54 orang,” Sekretaris Daerah Provinsi Bali Selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra, Jumat (10/4/2020).

Untuk memutus rantai penyebaran virus corona, Dewa Indra menjelaskan bahwa perlunya semua pihak melanjutkan dengan penuh disiplin untuk menggunakan masker di tempat terbuka.

Baca Juga:  Tingkatkan Disiplin, Kasus Meninggal Capai 179 Jiwa

“Penggunaan masker memiliki dua fungsi, yakni bagi yang sakit (batuk dan flu) maka percikan/droplex akan tertahan oleh masker yang menyebabkan percikan itu tidak akan keluar dan mengenai orang lain. Sedangkan penggunaan masker bagi yang sehat maka akan terhindar, terutama pada wajah bagian hidung, mulut dan mata dari percikan orang lain,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kabar Baik, 33 Pasien Sembuh di Kota Denpasar

Sementara untuk menghindari penularan virus corona, lanjut dia, maka harus disiplin, rajin untuk mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun.

“Penyebaran virus yang menermpel pada benda tertentu yang kemudian kita sentuh dan menenpel pada tangan akan lebih mudah hanyut melalui sabun dan air mengalir,” lanjutnya.

Selain itu, Dewa Indra mengingatkan agar menghindari menyentuh bagian wajah terutama hidung, mulut dan mata setelah menyentuh benda tertentu dan sebelum mencuci tangan. “Tiga indera dalam tubuh kita tersebut akan memudahkan bagi virus corona untuk masuk ke tubuh,” sebutnya.

Baca Juga:  Dandim Jembrana Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Ibadah

“Tetap secara disiplin untuk menjaga jarak dari orang lain, karena tidak semua orang yang terinfeksi virus carona akan menunjukkan gejala,” pungkasnya.(jus/kb)