Rai Mantra Minta KPS Kota Denpasar Ingatkan Masyarakat Tentang Fungsi Sungai 

Denpasar Sosial
Rai Mantra Minta KPS Kota Denpasar Ingatkan Masyarakat Tentang Fungsi Sungai 
  • Pelantikan Bupati Jembrana

  • Pelantikan bupati tabanan 2021
  • Pelantikan bupati tabanan 2021
  • Pelantikan bupati tabanan 2021

DENPASAR, Kilasbali.com – Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra melantik Komunitas Peduli Sungai (KPS) Kota Denpasar secara virtual pada Rabu (10/2/2021).

Dalam kesempatan tersebut, juga hadir Kepala Badan Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida, Maryadi Utama, Ketua Majelis Madya Desa Adat Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana, Kepala Dinas PU Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, Kadis DPMD, IB Alit Wiradhana, serta Ketua Komunitas Peduli Sungai (KPS) Kota Denpasar Terpilih, IB Anom Parwata.

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra mengucapkan selamat bertugas kepada ketua serta seluruh anggota KPS Kota Denpasar.

Baca Juga:  Pangdam Buka Acara Donor Darah dan Donor Plasma Konvalesen pada Peringatan HUT BKFK Unud ke-59

“Semoga kehadiran KPS Kota Denpasar dapat berperan nyata untuk mengembalikan pemahaman masyarakat mengenai fungsi wilayah sungai dalam menopang kehidupan masyarakat. Bila kebersihan dan kelestarian aliran sungai terjaga hingga bermuara kelautan akan sanggup menghidupi masyarakat,” kata Rai Mantra.

“Keberadaan KPS dalam mengedukasi masyarakat mulai ditingkat Desa/Kelurahan di Kota Denpasar akan menjadi garda terdepan dalam mengembalikan fungsi sungai yang tentu saja akan memberikan manfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara Ketua KPS Kota Denpasar terpilih, IB Anom Parwata mengatakan keberadaan KPS Kota Denpasar digawangi oleh sekumpulan orang-orang yang peduli terhadap lingkungan dan sungai dimana terdiri dari perwakilan yang ada di setiap Desa dan Kelurahan.

Baca Juga:  Bupati Jembrana Fokus Pada Pembangunan Sektor Perikanan dan Pertanian

“Adapun tujuan kami adalah mensosialisasikan kebersihan lingkungan dan sungai, edukasi masyarakat yang ada di bantaran sungai agar tidak membuang sampah ke sungai, melestarikan keberadaan sungai, menggali potensi dan berinovasi, serta bekerja sama dengan baik dengan masyarakat, petani, desa adat,pekaseh, subak dan desa dinas yang mewilayahi” ujarnya.

“Kami telah menginventarisir keberadaan sungai melalui kunjungan langsung melalui relawan, mensosialisasikan dan mengidentifikasikan permasalahan terkait sungai di Kota Denpasar dan mencarikan solusinya dengan tetap bermusyawarah dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Semoga upaya kami ini dapat mengembalikan fungsi sungai untuk kesejahteraan masyarakat di Kota Denpasar,” tutupnya.(sgt/kb)