Rai Mantra Pimpin Pelepasan Jenasah Kepala Inspektorat Alm IB. Sidharta

Ceremonial Denpasar
Rai Mantra Pimpin Pelepasan Jenasah Kepala Inspektorat Alm IB. Sidharta

DENPASAR, Kilasbali.com – Walikota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama jajaran Pemkot Denpasar melepas jenasah Kepala Inspektorat Denpasar, Almarhum I.B. Gede Sidharta dengan penghormatan terakhir melalui doa bersama Senin (14/9/2020) di RSUD Wangaya.

Upacara pelepasan tersebut juga dihadiri Wakil Walikota Denpasar, I.G.N. Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar A.A.N. Rai Iswara, Wakil Ketua TP PKK Denpasar, Antari Jaya Negara dan beberapa Pimpinan OPD Pemkot Denpasar.

Duka mendalam seluruh jajaran Pemkot Denpasar tampak saat pelepasan jenasah Almarhum I.B. Gede Sidharta di tengah-tengah kehadiran istri almarhum, Ida Ayu Ketut Purbadewi berserta sanak keluarga. Sementara prosesi upacara almahum dilakukan kremasi di Taman Mumbul Jimbaran.

Baca Juga:  Donor Plasma Konvalesen, Jadi Alternatif Sebelum Ditemukan Vaksin Covid-19

Walikota Rai Mantra menyampaikan ucapan turut berdukaatas kepergian almarhum yang selama ini menjabat sebagai Kepala Inspektorat Denpasar dengan dedikasi kinerja yang sangat tinggi.

“Kami sangat kehilangan sosok Aparatur Sipil Negara yang memiliki dedikasi kinerja yang tinggi, serta telah memberikan prestasi bagi Pemkot Denpasar dalam mempertahankan predikat WTP dari Badan Pemeriksaan Keuangan RI selama delapan kali berturut-turut,” kata Rai Mantra.

Lebih lanjut Rai Mantra mengenang sosok almarhum sebagai sosok pemimpin di Inspektorat Denpasar yang sangat enerjik dengan kinerja yang sangat tinggi. Disamping itu almarhum menjadi salah satu sosok panutan di OPD Pemkot Denpasar dengan jasa almarhum yang sangat tinggi yang tiada hari tanpa pengabdian.

Baca Juga:  Kabar Baik, Sembuh Bertambah 140 Orang

“Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almahum, semoga almarhum dapat menyatu dengan Ida Hyang Widhi Wasa,” ungkap Rai Mantra

Sementara Ida Ayu Ketut Purbhadewi istri dari almarhum menyampaikan permohonan maaf almarhum yang belum dapat menyelesaikan tugas-tugas pengabdian di Pemkot Denpasar hingga akhir jabatan.

“Kami mohon maaf kepada Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota, Bapak Sekda, dan Bapak Pimpinan OPD Pemkot Denpasar, almarhum tidak dapat menyelesaikan tugas pengabdian di Pemkot Denpasar,” ujarnya.

Baca Juga:  Pengukuhan Bendesa Adat Sesetan, Jaya Negara; Kota Berbasis Budaya Perlu Dukungan Desa Adat

Disamping itu Ida Ayu Ketut Purbhadewi juga menyampaikan permohonan maaf jika pada saat mengemban tugas-tugas sebagai ASN di Pemkot Denpasar ada tutur kata dan tindakan almarhum yang kurang berkenan.

“Kami mengucapkan terima kasih juga kepada seluruh jajaran Pemkot Denpasar yang telah memberikan semangat, RSUD Wangaya beserta tim medis yang telah memberikan pelayanan maksimal selama beliau dirawat,” tandasnya.(sgt/kb)