Satgas Covid-19 Bali Ingatkan Pekerja Migran Disiplin Isolasi Diri

Denpasar

DENPASAR, Kilasbali.com – Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali mengimbau Satgas Gotong Royong Berbasis Desa Adat dan Satgas Penanggulangan Covid-19 di Tingkat Desa (Desa Dinas) agar bersinergi, menyatukan posko dan bersama-sama melakukan pengawasan dan edukasi kepada seluruh masyarakat khususnya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru datang di Bali.

“Kami harapkan tidak ada dualisme posko di tingkat desa, sehingga penanggulangan Covid-19 menjadi efektif,” kata kata Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Bali, Made Rentin melalui siaran pers yang diterima redaksi, Minggu (5/4/2020).

Satgas juga mengimbau kepada masyarakat yang baru pulang dari luar negeri maupun dari luar daerah untuk melaksanakan karantina mandiri, isolasi diri sendiri di rumah masing-masing minimal 14 hari dengan menerapkan protokol isolasi diri sendiri dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.

Baca Juga:  Pasien Sembuh Meningkat 131 Orang

“Tujuannya isolasi ini untuk keselamatan masyarakat. Dengan melaksanakan hal ini merupakan wujud dari pahlawan kemanusiaan,” imbuhnya.

Kepada seluruh masyarakat, Satgas juga mengimbau agar menggunakan masker saat berada di luar rumah dan tetap waspada, dan bahkan meningkatkan kewaspadaanya karena penyebaran Covid-19 menunjukan tren peningkatan di tingkat nasional.

“Covid-19 bukan sesuatu yang ditanggapi dengan remeh, tetapi harus dengan kewaspadaan yang tinggi,” tegasnya.

Baca Juga:  Tari Siwa Nataraja Bakal Buka Denfest ke-13 Tahun 2020

Kendatipun demikian, pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, meyakini bahwa Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota), segenap unsur TNI, Polri dan instansi-instansi lainnya sedang bekerjasama, sedang bergotong royong melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19. (jus/kb)