Satgas Kelurahan Dauh Puri Pantau Prokes di Pertokoan

Denpasar News Update
  • Pelantikan Bupati Jembrana

  • Pelantikan bupati tabanan 2021
  • Pelantikan bupati tabanan 2021
  • Pelantikan bupati tabanan 2021

DENPASAR, Kilasbali.com – Pemkot Denpasar melakukan perluasan cakupan PPKM melibatkan satgas desa/kelurahan. Dalam memutus rantai penyebaran covid-19 di Kota Denpasar upaya ini sebagai konsentrasi satgas desa/lurah yang terus melaksanakan kegiatan pemantauan prokes.

Pada Minggu petang (24/1/2021) Satgas Kelurahan Dauh Puri didukung Satgas Kota Denpasar dan Kecamatan Denpasar Barat melakukan pemantauan prokes di Kawasan pertokoan di wilayah Kelurahan setempat.

Hal ini juga tidak terlepas dari antisipasi bersama untuk tetap selalu disiplin pada prokes, yang juga mengingat tingkat penularan dan penambahan kasus positif di Kota Denpasar terus meningkat.

Baca Juga:  Putri Koster Ajak Anggota WHDI untuk Berkreasi dan Berinovasi di Tengah Pandemi

“Kami bersama Satgas Kota Denpasar dan Satgas Kecamatan melakukan antisipasi bersama memantuan disiplin prokes pada tempat usaha yakni pertokoan yang ada diwilayah kami,” ujar Lurah Dauh Puri, I Gusti Ngurah Arnawa.

Lebih lanjut ia menyampaikan kegiatan pemantauan kali ini melibatkan satgas banjar, dusun lingkungan dan desa adat dan bersinergi dengan TNI dan Polri.

Beberapa pertokoan disasar diantarnya pertokoan Ramayana dan pertokoan Kertha Wijaya.

Baca Juga:  Gubernur Koster dan Kakanwil Jamaruli Serahkan 63 Sertifikat Merek Perorangan

“Bersama tim kami memberikan edukasi kepada masyarakat dalam mencegah penularan covid-19. Seperti halnya penerapan 3 M yakni mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak, dalam meminimalisir penularan,” jelasnya.

“Pelaksanaan PPKM ini tentunya sudah kita lakukan sosialisasi di lingkungan yang ada seperti tempat usaha maupun lingkungan masyarakat. Di kawasan pertokoan tim Satgas melakukan edukasi dan memberikan imbauan prokes dan jam usaha sampai pukul 21.00 Wita kepada para pengunjung dan juga karyawan yang ada,” imbuhnya.

Pedagang warung makan dan juga pengunjung yang berada di sekitar pertokoan juga diberikan imbauan terkait 3 M. Hal ini juga tidak terlepas dari Intruksi Mendagri No. 01 Tahun 2021, SE Gubernur Bali No. 1 Tahun 2021, dan SE Walikota Denpasar yaitu terkait pembatasan jam operasional usaha.

Baca Juga:  Vaksinasi Datang Pariwisata Gemilang

Arnawa mengharapkan dari kegiatan ini dapat mempercepat penurunan kasus covid-19 yang ada di Kota Denpasar, khusunya di Kelurahan Dauh Puri. (sgt/kb)