Satu-satunya dari Bali, Kasatpol PP Kota Denpasar Raih Penghargaan “Karya Bhakti Satpol PP”

Ceremonial Denpasar
Satu-satunya dari Bali, Kasatpol PP Kota Denpasar Raih Penghargaan “Karya Bhakti Satpol PP”

DENPASAR, Kilasbali.com – Memiliki komitmen dan integritas tinggi meningkatkan peran Satpol PP dalam upaya membantu kelancaran pemerintahan daerah dan penanganan covid-19, Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga berhasil meraih penghargaan “Karya Bhakti Satpol PP” dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, H Muhammad Tito Karnavian pada peringatan HUT ke-17 Satpol PP dan Hut ke-59 Satuan Perlindungan Masyarakat di Hotel Aryaduta Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Dalam kesempatan itu I Dewa Anom Sayoga mengaku bahagia bisa meraih penghargaan “Karya Bhakti Satpol PP” ini. Menurutnya penghargaan ini menjadi sebuah kebanggan tersendiri karena yang menerima penghargaan ini hanya 7 orang Kasatpol PP di seluruh Indonesia.

“Untuk Bali hanya Kota Denpasar yang meraih penghargaan ini. Maka dari itu saya merasa sangat bersyukur dan bangga bisa meraih penghargaan ini,” ungkap Sayoga.

Baca Juga:  Update Harian Covid-19 di Denpasar, Positif Tambah 61 Orang

Lebih lanjut Sayoga mengatakan, selama menjadi Kasatpol PP di Kota Denpasar baru pertama kali meraih penghargaan ini. Maka dari itu penghargaan ini akan dijadikan motivasi untuk bekerja dan menjalankan bertugas dengan sebaik-baiknya. Khususnya dalam upaya membantu kelancaran pemerintahan dan penanganan covid-19 di Kota Denpasar.

Selain itu Sayoga mengatakan penghargaan ini dapat memberikan motivasi dan alat pelecut semangat aparat Satpol PP Kota Denpasar lainnya, untuk lebih giat dalam bekerja dan menjalankan tugas-tugas sebagai Satpol PP secara profesional.

Sementara Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian mengatakan, peringatan Hut Satpol PP ke-71 dan Satlinmas ke-59 Tahun 2021 mesti menjadi momentum perbaikan kualitas.

Baca Juga:  Tim Advokasi Penegak Dharma Laporkan Istiqomah TV Atas Dugaan Penodaan Agama Hindu

“Saya tekankan betul, titip kepada rekan-rekan masalah kualitas ini, jangan berhenti untuk berlatih, baik berlatih tentang hal-hal attitude yang dasar seperti masalah sikap, penampilan yang bagus dan rapi, memiliki kemampuan profesional yang baik, tidak kasar,” katanya.

Tito mengatakan, membangun kualitas organisasi dan SDM sangat penting dilakukan untuk mendapatkan kepercayaan dan legitimasi dari publik. Untuk itu, pengembangan diri perlu dilakukan melalui pelbagai cara seperti melakukan studi kasus.

Satpol PP dan Satlinmas, selain menjadi mitra aparat keamanan, dan mengemban fungsi pelaksanaan penegakan Peraturan Daerah (Perda) juga memiliki peranan untuk melindungi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Oleh karenanya, Mendagri juga menekankan agar pengetahuan dan kemampuan khusus perlu dikembangkan untuk mewujudkan organisasi yang berkualitas dan dipercayai publik.(sgt/kb)