Satu Tambahan Positif di Tabanan dari PMI yang Pulang Sebelum 22 Maret 2020

Tabanan
Foto; Peta Sebaran Covid-19 di Kabupaten Tabanan.

TABANAN, Kilasbali.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melakukan tracking dan melakukan rapid tes di wilayah Penebel. Pasalnya, satu orang PMI yang pulang sebelum 22 Maret 2020, dinyatakan positif, Kamis (21/5/2020).

Hal tersebut disampaikan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tabanan, Gede Susila.

“Hari ini ada tambahan satu pasien terkonfirmasi positif dari PMI yang pulang sebelum 22 Maret 2020,” ungkapnya.

Baca Juga:  KPU Tabanan Umumkan DPS

Gede Susila yang juga Sekda Tabanan ini menambahkan, jumlah terkonfirmasi positif warga Tabanan sejumlah tiga orang.

“Mereka diisolasi di Bapelkesmas, di UPTD RS Nyitdah, dan di RSUP Sanglah,” bebernya.

Dengan tambahan tersebut, lanjut dia, maka data akumulasi terkonfirmasi Covid-19 di Tabanan, 17 orang positif Covid-19, 14 orang sembuh, dan 3 orang dalam perawatan.

Baca Juga:  Polres Tabanan Amankan Dua Tersangka Pengedar Narkoba

“Keadaan pasien positif yang dirawat ini, dalam kondisi stabil,” imbuhnya.

Sementara terkait pemantauan surveilans PMI yang masih melaksanakan isolasi mandiri atau isolasi di rumah sakit sejumlah 116 orang.

“Orang Tanpa Gejala (OTG) sejumlah 125 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sejumlah 7 orang diisolasi di UPTD RS Nyitdah,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gede Susila juga mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi instruksi pemerintah untuk tetap tinggal di rumah, tetap jaga jarak aman dari orang sekitar, sering cuci tangan dan gunakan desinfektan pada permukaan yang sering tersentuh di rumah.

Baca Juga:  11 Pelanggar Terjaring Operasi Prokes di Tabanan

“Jangan menyentuh mata, hidung, atau mulut, saat batuk dan bersin, tutupi dengan siku atau tisu,” pungkas Gede Susila yang juga Sekda Tabanan ini. (jus/kb)