Sejak April 2020, Kejari Tabanan Gelar 45 Sidang Online

Tabanan
Sidang online di Tabanan

TABANAN, Kilasbali.com – Sejak awal bulan April 2020 hingga hari ini, Selasa (30/6/2020), Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan telah menggelar sidang secara online sebanyak 45 perkara berbeda.

Hal tersebut dikatakan Kasi Pidum Kejari Tabanan, Dewa Gede Putra Awatara saat ditemui di kantornya, Selasa (30/6/2020).

“Sidang yang digelar bervariasi, mulai dari pencurian, curas, curat, narkotika, pengelapan,hingga kekerasan terhadap anak juga ada,” ungkapnya.

Baca Juga:  Astungkara, Tiga Ruas Jalan di Tabanan Bakal Dihotmix

Pihaknya tak memungkiri dalam sidang yang berlangsung secara online ini kadangkala terkendala dengan sinyal jaringan yang naik – turun.

Kendatipun demikian, lanjut dia, secara keseluruhan hal itu bisa diatasi. “Astungkara hal itu bisa kami atasi sehingga sidang berlangsung lancar,” akunya.

Awalnya, kata dia, hanya melibatkan Kejaksaan dan Pengadilan saja. Akan tetapi karena adanya peraturan dari Dirjen Pas, maka sidang online ini melibatkan beberapa pihak.

Baca Juga:  Terapkan Prokes, Jaya Negara Apresiasi Karya Ngadegan lan Pasupati Sesuhunan Pura Mpu Aji Dukuh Sakti Kesiman

“Peraturan itu tidak memperbolehkan tahanan ke tempat sidang,” lanjutnya.

Dengan demikian, maka sidang online ini juga ada di beberapa pihak, dan tidak hanya di kejaksaan saja.

“Sidang secara online ini juga ada di kepolisian, pengadilan dan lapas. Awalnya hanya di Pengadilan dan Kejaksaan,” tandasnya.

Ditambahkannya, sidang secara online ini, khusus untuk menangani persidangan kasus ringan saja.

Baca Juga:  Cek Kesiapan Pengamanan Pilkada, Kapolda Bali Kunjungi Polres Tabanan

“Kalau ribet seperti persetubuhan terhadap anak harus yang harus detail dan transpasran, maka dilakukan secara konvensional,” pungkasnya. (jus/kb)