Sekda Bali: Anak Sederhana Terbang Menembus Langit

Denpasar Pemerintahan

DENPASAR, Kilasbali.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengapresiasi peluncuran buku Marsekal TNI IB. Putu Dunia Menembus Langit. Ia berharap, ke depannya lebih banyak lagi tokoh inspiratif yang menyusun buku sejenis karena dinilainya sangat bermanfaat untuk memotivasi kalangan generasi muda.

Hal tersebut diungkapkannya pada acara peluncuran buku Marsekal TNI IB. Putu Dunia Menembus Langit di Hotel Inna Bali Heritage Hotel, Sabtu (23/2/2019).

Menurut Dewa Indra, ide membuat buku merupakan sesuatu yang luar biasa dan sangat positif. “Melalui sebuah buku, kita menangkap ide dan gagasan dalam perjalanan karier seorang Putra Bali yang sukses meniti karier di kancah nasional,” ujarnya.

Dewa Indra menilai, buku ini dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar agar tidak pernah menyerah mewujudkan mimpi dan cita-cita.

“Dengan membaca buku ini, kita dapat pelajaran yang sangat bermakna. Seorang anak desa dari keluarga sederhana bisa terbang menembus langit hingga memimpin salah satu institusi penting di negeri ini yaitu angkatan udara. Setahu saya, hingga saat ini beliau satu-satunya Putra Bali yang berhasil mencapai pangkat sempurna,” tuturnya.

Ia yakin, perjuangan untuk mencapai posisi tersebut bukanlah sesuatu yang mudah. Oleh karena itu, atas nama pemerintah dan masyarakat Bali, Dewa Indra memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada IB. Dunia. “Tak ada salahnya kita meniru bagaimana seseorang mampu meraih sukses,” imbuhnya.

Sementara itu, IB. Dunia menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak hingga berhasil merampungkan sebuah buku biografi yang memuat perjalanan hidup dan kariernya. Menurut Dunia, penyusunan buku ini dilandasi rasa cintanya pada Pulau Dewata.

Ia sangat berharap, buku ini dapat menginspirasi dan memotivasi kalangan generasi muda agar dapat mencapai prestasi optimal di bidangnya masing-masing. Agar mau dibaca, dia sengaja menyusun buku yang tidak begitu tebal. “Kalau dibuat tebal, saya khawatir hanya akan menjadi pajangan,” pungkasnya.

Acara peluncuran buku ditandai dengan pembubuhan tanda tangan oleh Sekda Dewa Indra yang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan ramah tamah. (jus*/kb)