Selegram RH Live di Medsos Bisa Hasilkan Rp 50 Juta per Bulan

Denpasar News Update
RH saat di Polresta Denpasar

DENPASAR, Kilasbali.com – Selegram RH (32) asal Cianjur Jawa Barat yang dikenal bernama Kuda Poni alias Bintang Live, diamankan Sat Reskrim Polresta Denpasar lantaran mempertontonkan aurat (telanjang bulat-red) bahkan secara terang-terangan atau live di media sosial Manggo.

Menurut Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, Senin (20/9/2021) kejadiannya berawal dari informasi ditemukan ada aksi berbau pornografi live di medsos Manggo yang dilakukan selegram dengan sebutan Kuda Poni alias Bintang Live.

Barang bukti yang diamankan polisi

Lewat penyelidikan, diketahui pelaku berada di Apartemen KMR di Jalan Taman Pancing Denpasar Selatan. Atas hal tersebut pada hari Jumat (17 September 2021) pukul 02.00 Wita tim Sat Reskrim Polresta Denpasar melakukan penggrebekan aktifitas selegram tersebut.

Baca Juga:  Percepat Transaksi Elektronik, Pemkot Denpasar Dukung Terbentuknya TP2DD

“Saat penggrebekan, pelaku sedang melakukan live pornografi dalam keadaan
telanjang bulat di medsos,” ucapnya.

Ia menambahkan pelaku RH mengakui perbuatannya yang telah mempertontonkan aurat secara live di medsos. RH mengakui memiliki akun di medsos Manggo dan Bigo untuk mencari penghasilan atau keuntungan setiap harinya.

Polresta Denpasar saat pers rilis

 

 

“Kurang lebih 9 bulan pelaku melakukan pekerjaan live dimedsos Manggo
maupun Bigo dimana keuntungan yang diperoleh sekali live bisa mencapai Rp 25 sampai 50 juta setiap bulannya,” sebutnya.

Baca Juga:  Pintu Dibuka, Bali Siap Terima Wisman

RH tidak meneriama Booking Order (BO) di luar walaupun banyak yang minta saat pelaku live di medsos, dimana pelaku hanya melakukan live pornografi dengan mempertontonkan aurat saja di medsos tersebut.

Sementara itu, barang bukti yang diamankan berupa 2 handphone, 3 sim card, 1 buah kursi gaming warna ping, 3 ATM,
1 speaker, 1 charger iphone, 1 alat cukur,
1 baju tidur (lingerly) warna ping, 1 set baju dalam perempuan warna merah, dan 1 mainan menyerupai alat kelamin laki-laki.

RH dijerat Pasal 4 ayat (1) UU No. 44 Tahun 2008 tentang pornorafi dan atau pasal 45 ayat (1) UU No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.(sgt/kb)