Simpati Terhadap Komang Ayu Terus Menggalir, Harap Segera Ditemukan

Gianyar News Update
Foto: Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta saat menyemanhati keluarga korban di Tukad Petanu

GIANYAR, Kilasbali.com – Pihak keluarga korban kecelakaan maut di Jembatan Tukad Petanu, Laplapan, Ubud hingga hari ke-11 tetap menantikan Ni Komang Ayu Ardani (37). Tidak hanya mengundang keperihatinan warga, Ketua DPRD Gianyar l, I Wayan Tagel Winarta pun menyambangi pihak keluarga ke lokasi, Senin (29/3/2021).

Hingga di Lokasi, Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta yang didampingi anggotanya Luh Suciningsih, mencoba menyemangati pihak keluarga agar tetap tabah dan bersabar. Politisi asal Sanding ini juga mengapresiasi warga yang datang ke lokasi untuk mendoakan dan mensupport keluarga korban.

Dihadapan Tagel, Ipar korban, I Wayan Sumirat, mengatakan, setelah tim SAR gabungan menghentikan pencarian, pihak keluarga terus melakukan pencarian secara mandiri. “Kami akan terus melakukan pencarian sampai korban ditemukan,” jelasnya.

Baca Juga:  Peduli Rumah Ibadah, PLN Serahkan Bantuan CSR Pura
Foto: Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta saat menyemanhati keluarga korban di Tukad Petanu.

Diungkapkannya, berdasarkan informasi yang didapatnya, salah satu warga yang melihat kejadian tersebut mengatakan sebelum jatuh ke sungai, sepeda motor yang dikendarai korban tersenggol mobil yang kebetulan saat itu. “Karena cuaca saat itu hujan, gelap dan jalan terjal, karena tersenggol mobil, korban tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan akhirnya terjun ke jurang,” jelasnya.

Baca Juga:  Dugaan Pelecehan Agama Hindu, AWK Minta Tetap Diproses Hukum

Sementara itu, sejumlah penekun spiritual yang melakukan pencarian secara niskala hingga kini belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Keberadaan Komang Ayu Ardiani, (37) asal Siangan, Gianyar yang jatuh ke sungai Petanu ini pun masih misterius. Padahal puluhan penekun spiritual yang telah datang dengan sukarela. Mereka berasal dari berbagai daerah, bahkan ada yang dari jawa hingga lombok.

Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Prasesta menegaskan, pihaknya tidak bisa melarang warga untuk mencari korban dengan sukarela baik secara sekala mapun niskala sesuai kepercayaan.

Baca Juga:  PHDI Bali Bersama Kapolda Bali Bahas Video Dugaan Pelecehan Agama Hindu

Kendati pihak BPBD telah menghentikan sementara proses pencarian. Pihaknya hanya berpesan agar warga selalu berhati-hati dalam proses pencarian. (ina/kb)