Siswi SMP Meregang Nyawa Usai Santap Lawar dan Sate Babi

Buleleng
Foto: Korban siswi kelas VIII SMPN 3 Sawan, Komang Angelique Cyntia Murthi (13).

BULELENG, Kilasbali.com – Nasib naas menimpa seorang siswi kelas VIII SMPN 3 Sawan, Komang Angelique Cyntia Murthi (13). Gadis belia ini meregang nyawa usai menyantap sate dan lawar di rumahnya Banjar Lebah, Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Buleleng, Selasa (8/10/2018) malam.

Dari infromasi yang dihimpun, korban muntah-muntah sebelum ambruk tak sadarkan diri setelah memakan lawar dan sate babi yang dibeli ayahnya, Ketut Budiartawan (46), di warung dekat rumahnya.

Kendatipun sempat dilarikan ke RSUD Buleleng, namun nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal saat menuju rumah sakit.

Baca Juga:  HUT RI Ke-75, Masyarakat Kibarkan Bendera dari Tanggal 1 – 31 Agustus

Kapolsek Sawan Iptu Gusti Kade Alit Murdiasa membenarkan kejadian tersebut. Dugaan sementara, korban meninggal akibat keracunan makanan.

“Setelah mendapat laporan kami langsung mendatangi TKP. Memang dugaan sementara akibat keracunan makanan,” katanya seizin Kapolres Buleleng, Rabu (9/10/2019).

Sejumlah barang bukti telah diamankan berupa lawar dan sate dan kuah sisa yang dimakan korban.

Baca Juga:  Desa Adat Turut Berperan Dalam Perencanaan Pembangunan Bali

Hanya saja, pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. “Ya, pihak keluarga tak berkenan jenazah korban di otopsi,” imbuhnya.

Sementara Ketut Budiartawan membenarkan pihaknya menolak dilakukan otopsi.

“Kalau dilakukan otopsi, toh anak kami (Komang Angelique Cyntia Murthi) tak bakal hidup kembali. Kami sekeluarga sudah ikhlas menerima musibah ini,” katanya.

Menurutnya, setelah pulang dari sawah sekitar pukul 19.30 wita, anaknya mengaku lapar sehingga dirinya keluar membeli lawar dan sate.

Baca Juga:  Kunker ke Bali, Rombongan Kementerian PPN/Bappenas Terima Paparan Khasiat Arak Bali Manjur Obati Covid – 19

Dikatannya, Murthi mendahului menyantap makanan yang dibelinya. Sementara ia mencuci tangan.

Saat itulah Budiartawan mengaku mendengar teriakan Wayan Kerandi (60) yang menyebut Murthi muntah-muntah.

“Langsung Murthi kami larikan ke rumah sakit. Namun terlambat karena tenaga medis rumah sakit menyatakan Murthi telah meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit,” ujarnya. (car/kb)